95.400 Benih Sawit dari Sumsel Lolos Standar Internasional, Siap Tembus Pasar Peru

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 95.400 butir benih kelapa sawit asal Sumatera Selatan dipastikan telah memenuhi standar kesehatan tumbuhan internasional dan dinyatakan aman untuk diekspor ke Peru. Kepastian tersebut diberikan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) setelah melalui serangkaian pemeriksaan ketat.
Seluruh proses pengawasan dilakukan melalui Satuan Pelayanan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Pemeriksaan ini menjadi syarat utama sebelum benih dilepas ke negara tujuan, khususnya untuk memastikan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan yang dilarang otoritas karantina Peru.
Kepala Karantina Sumatera Selatan, Sri Endah Ekandari, menegaskan bahwa jaminan kesehatan komoditas ekspor merupakan kunci menjaga kepercayaan pasar global terhadap produk pertanian Indonesia.
“Setiap komoditas ekspor wajib memenuhi persyaratan negara tujuan. Untuk benih kelapa sawit ini, kami pastikan seluruhnya telah sesuai standar kesehatan tumbuhan internasional,” ujar Sri Endah, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: Nil Maizar Tegaskan Sumsel United Tak Gentar Teror Suporter Sriwijaya FC
Ia menjelaskan, salah satu perhatian utama dalam pemeriksaan benih sawit ekspor ke Peru adalah memastikan komoditas tersebut bebas dari jamur Marasmius sp, yang termasuk organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) yang dipersyaratkan negatif.
Proses sertifikasi dilakukan oleh pejabat karantina melalui tahapan verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik secara langsung, hingga pengujian laboratorium. Seluruh layanan tersebut telah terintegrasi dengan sistem Single Submission Quarantine Customs (SSmQC) guna mempercepat dan mempermudah proses ekspor.
Petugas Karantina Sumsel, Anggie Kharisma Midhariani, menyebutkan bahwa ketelitian dalam pemeriksaan menjadi prioritas agar mutu benih tetap terjaga hingga tiba di negara tujuan.
“Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan benih benar-benar sehat, aman, dan bebas dari OPTK sesuai ketentuan negara tujuan,” jelasnya.
Selain lolos uji kesehatan, ekspor benih sawit ini juga telah dilengkapi dengan izin impor resmi dari Pemerintah Peru, sehingga proses pengiriman dapat dilakukan sesuai dengan regulasi internasional yang berlaku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








