Sumsel

Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah

Deny Wahyudi | 15 Agustus 2026, 16:45 WIB
Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
polisi saat melakukan olah TKP

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pengeroyokan terhadap seorang pelajar terjadi di kawasan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumatera Selatan. Korban berinisial MEH (15) dikeroyok sekelompok pelajar hingga mengalami luka robek di tangan akibat sabetan senjata tajam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mesuji 2, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Fauzi Saleh mengatakan, kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah temannya sedang berkumpul di Lorong Gotong Royong, Jalan Demang Lebar Daun, setelah pulang sekolah.

Tiba-tiba, sekelompok pelajar yang mengendarai sepeda motor mendatangi lokasi dan langsung menyerang korban bersama teman-temannya.

Melihat kedatangan kelompok tersebut, korban berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Gerombolan pelajar lain mengendarai sepeda motor mengarah ke korban dan temannya. Lalu anak-anak tersebut langsung menyerang korban. Melihat hal tersebut korban langsung melarikan diri," kata Fauzi, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga: Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang

Namun, upaya korban untuk kabur tidak berhasil. Para pelaku terus mengejar hingga korban tiba di Jalan Mesuji 2.

Di lokasi tersebut, korban terjatuh dari sepeda motor. Para pelaku kemudian menghampiri korban dan melakukan pengeroyokan.

"Para pelaku masih berusaha mengejar walaupun korban melarikan diri. Di TKP korban jatuh dan dibacok dan dikeroyok oleh pelaku," ujar Fauzi.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian tangan. Polisi telah mendatangi korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Yang membuat kasus ini menjadi perhatian, korban menyebut kelompok pelaku mengenakan seragam dari lima sekolah yang berbeda.

"Menurut korban yang dia lihat, gerombolan pelaku memakai seragam lima sekolah yang berbeda. Kemarin sudah kami datangi korban di RSMH," kata Fauzi.

Polisi masih mendalami kasus tersebut dan mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi para pelaku. Korban juga diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polsek Ilir Barat I agar kasus dapat diproses lebih lanjut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia