Sumsel

Sedang Cuci Pakaian Dini Hari, Ibu Rumah Tangga di Palembang Diduga Dilecehkan Pria Bersenjata Pisau

Deny Wahyudi | 18 Agustus 2026, 18:00 WIB
Sedang Cuci Pakaian Dini Hari, Ibu Rumah Tangga di Palembang Diduga Dilecehkan Pria Bersenjata Pisau
Sedang Cuci Pakaian Dini Hari, Ibu Rumah Tangga di Palembang Diduga Dilecehkan Pria Bersenjata Pisau

AKURAT.CO SUMSEL Seorang ibu rumah tangga berinisial Mardiah (54) melaporkan dugaan pencabulan yang dialaminya saat sedang mencuci pakaian seorang diri pada dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan SH Wardoyo, Lorong Perbatasan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.

Dalam laporan yang dibuat di SPKT Polrestabes Palembang, korban mengaku didatangi seorang pria yang kemudian diduga melakukan tindakan tidak senonoh terhadap dirinya.

Kejadian bermula ketika Mardiah sedang mencuci pakaian. Tiba-tiba, terlapor datang dari arah belakang dan memeluk tubuh korban.

Korban mengaku semakin panik ketika terlapor mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam akan membunuhnya.

"Kubunuh kau," demikian ancaman yang disebut korban disampaikan terlapor.

Baca Juga: Pinjam Motor Alasan Ambil Gaji, Kakak Ipar di Palembang Malah Tak Bisa Dihubungi

Dalam kondisi ketakutan, korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh. Terlapor disebut mencium bibir korban dan meraba bagian tubuhnya.

Terlapor kemudian diduga menarik tangan korban dan berusaha membawanya menuju kamar mandi.

Namun, aksi tersebut diketahui ibu mertua korban. Melihat kejadian itu, ibu mertua korban langsung berusaha menarik terlapor.

Sempat terjadi perlawanan hingga akhirnya terlapor berhasil melepaskan diri dan melarikan diri dari lokasi.

Persoalan tersebut tidak berhenti pada dugaan pencabulan. Korban juga kehilangan telepon seluler setelah kejadian.

Anak korban kemudian memberitahukan bahwa satu unit ponsel Tecno warna putih milik korban turut hilang. Kerugian akibat kehilangan ponsel tersebut ditaksir sekitar Rp1,15 juta.

Merasa terancam dan mengalami trauma, Mardiah kemudian memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang.

Laporan korban diterima polisi dan selanjutnya menjadi dasar penyelidikan untuk mengungkap dugaan tindak pidana tersebut. Polisi juga akan mencari serta memeriksa pihak yang dilaporkan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih jelas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia