Sumsel

Menkes Usul Penderita TBC Dapat Makan Bergizi Gratis, Dinilai Percepat Kesembuhan

Kurnia | 23 Juni 2026, 18:15 WIB
Menkes Usul Penderita TBC Dapat Makan Bergizi Gratis, Dinilai Percepat Kesembuhan

AKURAT.CO SUMSEL Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menyasar kelompok penerima yang lebih luas.

Tidak hanya untuk siswa sekolah, program unggulan pemerintah tersebut diusulkan juga diberikan kepada penderita tuberkulosis (TBC) guna membantu proses pemulihan kesehatan mereka.

Usulan itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menilai asupan gizi memegang peran penting dalam mempercepat kesembuhan pasien TBC yang harus menjalani pengobatan dalam waktu panjang.

Menurut Budi, berbagai penelitian internasional menunjukkan bahwa pasien TBC yang memperoleh asupan gizi memadai memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

"Pasien TBC menjalani pengobatan selama enam sampai 12 bulan. Kondisi fisiknya cenderung lemah, sehingga jika mendapat asupan gizi yang cukup maka daya tahan tubuhnya akan meningkat dan proses pemulihannya lebih cepat," ujar Budi, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Satu Begal Sadis di Palembang Diringkus Polisi, Modus Minta Antar ke Suatu Tempat

Ia menjelaskan, gagasan tersebut muncul saat berdiskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kelompok prioritas penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis ke depan.

Budi menilai program MBG dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan kekurangan gizi.

Menurutnya, dari sudut pandang kesehatan terdapat empat kelompok yang paling rentan terhadap dampak buruk kekurangan gizi, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan penderita TBC.

Keempat kelompok tersebut dinilai membutuhkan perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

"Kalau kelompok-kelompok ini kebutuhan gizinya bisa terpenuhi, dampaknya terhadap penurunan berbagai masalah kesehatan akan sangat besar," katanya.

Meski demikian, Budi menegaskan usulan perluasan sasaran penerima MBG masih dalam tahap pembahasan awal. Pemerintah belum mengambil keputusan terkait waktu maupun mekanisme pelaksanaannya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap program membutuhkan proses penyempurnaan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Yang penting program ini terus diperbaiki dan semakin tepat sasaran. Jika kelompok rentan seperti penderita TBC bisa masuk dalam penerima manfaat, tentu akan sangat baik bagi upaya peningkatan kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia