Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan di Sekolah, Ibu di Palembang Tempuh Jalur Hukum

AKURAT.CO SUMSEL Seorang ibu di Palembang melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialami anaknya yang masih berusia enam tahun ke Polrestabes Palembang.
Laporan tersebut dibuat setelah sang anak mengalami iritasi pada kedua mata akibat diduga dilempari pasir oleh teman sekelasnya.
Korban berinisial AZ merupakan siswa di salah satu sekolah dasar negeri di kawasan Jalan Sukorejo, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Ibu korban, Ema Hapen, warga Kecamatan Sako, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat telepon dari wali kelas anaknya.
"Saya diberi tahu oleh wali kelas bahwa anak saya menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh teman sekelasnya," ujar Ema saat membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (5/8/2026).
Menurut Ema, berdasarkan penjelasan dari pihak sekolah, anaknya dilempari pasir oleh teman sekelas hingga mengenai bagian mata. Setelah menerima informasi tersebut, ia meminta pihak sekolah mengambil langkah agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Baca Juga: Cek Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 5 Agustus 2026, Naik atau Turun Lagi?
Ema kemudian mendatangi sekolah untuk menjemput anaknya. Saat itu, pihak sekolah memfasilitasi penyelesaian dengan membuat surat pernyataan yang berisi kesepakatan antara pihak-pihak terkait.
Namun, Ema mengaku belum puas dengan hasil penyelesaian tersebut. Ia menilai isi surat pernyataan belum memberikan jaminan yang cukup untuk mencegah peristiwa serupa terulang.
"Saya datang ke sekolah dengan baik-baik, tetapi menurut saya isi surat pernyataan itu belum memberikan rasa aman. Saya khawatir kejadian seperti ini bisa terulang lagi," katanya.
Akibat insiden tersebut, AZ mengalami iritasi pada kedua mata. Merasa keberatan dengan penyelesaian secara kekeluargaan, Ema akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Palembang.
Ia berharap kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya dan mengusut dugaan kekerasan terhadap anak yang dialami putranya.
Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Rifki Syerif Reza Afifi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
"Laporan sudah kami terima. Selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







