Pelaku Pembacokan Pengantin Pria di Palembang Ditangkap di Batam

AKURAT.CO SUMSEL Pelarian pelaku utama pembacokan dan penembakan terhadap Ahmad Nanda (30), calon pengantin yang menjadi korban penyerangan brutal, akhirnya berakhir.
Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan Subdit Jatanras Polda Sumsel berhasil meringkus pelaku di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (28/5/2025) pagi.
"Iya, sudah diamankan (pelaku utama), tapi belum didata," ujar Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Tri Wahyudi saat dikonfirmasi.
Saat ini, tim gabungan masih dalam perjalanan menuju Palembang dengan membawa pelaku utama tersebut untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, Ahmad Nanda alias Raja menjadi korban penyerangan sadis pada Minggu, 11 Mei 2025, tepat sehari sebelum akad nikahnya.
Ia diserang secara brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK), yang tidak hanya membacok tetapi juga melakukan penembakan.
Akibat insiden tersebut, Ahmad Nanda mengalami kondisi kritis dan sempat membutuhkan donor darah golongan A+. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








