Sentilan Anies Baswedan Soal Ketimpangan Tingkat Investasi Dengan Masalah Pengangguran

AKURAT.CO SUMSEL Sentilan Calon Presiden Anies Baswedan yang menyoroti adanya ketimpangan antara tingkat investasi dengan masalah pengangguran.
Menurutnya,penyelesaikan ketimpangan dan pengangguran menjadi urgensi yang harus diselesaikan segera sebagai gagasan Anies menjadi Presiden yaitu kemakmuran.
Demikian ungkap Anies Baswedan, di acara Sarasehan 100 Ekonom pada Rabu 8 November 2023.
Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) laju Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar 5,31% pada tahun 2023. Dari data tersebut, tingginya laju invetasi ternyata belum dapat menyelesaikan permasalahan pengangguran di Indonesia.
Baca Juga: Ekonom: Visi Misi Ekonomi Ketiga Pasangan Capres-Cawapres Tidak Realistis dan Terlalu Ambisius
“Ekonomi kita belum berhasil dalam menyelesaikan pengangguran, tapi juga ketimpangan yang ada ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) yang sesungguhnya,” jelas Anies, dikutip dari akurat.co Rabu (8/11/2023).
“Permasalahan disparitas ekonomii harus diselesaikan. Oleh karena itu, kami melihat penyelesaian ketimpangan dan pengangguran menjadi urgensi pada hari ini. Sebab itu, gagasan kami yaitu kemakmuran,” kata Calon Presiden Anies.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di atas 6%, tetapi tidak menjamin terhadap tingkat penganggurannya.
Anies memberi contoh seperti di wilayah Maluku Utara yang laju Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nya sebesar 22,94% menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi Indonesia. Namun, penurunan Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) Maluku Utara tidak sebanding dengan PDRB nya sebesar 0,08%.
Ditambahkannya, Tren investasi yang meningkat sebesar 201% atau sebesar Rp1.200 triliun pada tahun 2022.
“Tetapi investasi terus meningkat sebesar 201 persen, tidak diikuti dengan penyerapan tenaga kerja yang menurun signifikan sebesar -76 persen pada tahun 2022,” urainya.
Oleh karena itu, dengan melihat tren pertumbuhan ekonomi dan investasi yang tidak berdampak langsung terhadap pengangguran di Indonesia, Anies menekankan kembali bahwa gagasan utamanya adalah kemakmuran. [ ]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








