Sumsel

BNPB Kirim Helikopter Tambahan, Kekuatan Udara Karhutla Sumsel Bertambah

Kurnia | 22 Juni 2026, 21:00 WIB
BNPB Kirim Helikopter Tambahan, Kekuatan Udara Karhutla Sumsel Bertambah
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menambah satu unit helikopter water bombing (WB).

Armada bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu tiba di Sumsel pada akhir pekan lalu.

Dengan tambahan tersebut, kini terdapat tujuh armada udara yang disiagakan untuk mendukung penanganan karhutla selama musim kemarau 2026.

Armada tersebut terdiri dari lima unit helikopter water bombing dan dua unit pesawat patroli udara.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan penguatan armada udara dilakukan seiring meningkatnya potensi karhutla di sejumlah wilayah yang mulai memasuki musim kemarau.

Baca Juga: Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Palembang Dibegal dan Dibacok Berkali-kali

"Helikopter tambahan sudah tiba pada Jumat lalu. Saat ini total ada lima unit helikopter water bombing dan dua armada patroli udara yang siap mendukung operasi penanganan karhutla," ujarnya, Senin (22/6/2026).

Menurut Sudirman, helikopter water bombing akan difokuskan untuk melakukan penyiraman di lokasi kebakaran, terutama pada area yang sulit dijangkau tim darat. Sementara armada patroli udara bertugas melakukan pemantauan titik panas (hotspot) dan mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Ia menjelaskan, keberadaan armada udara menjadi salah satu komponen penting dalam upaya percepatan penanganan karhutla, khususnya di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar saat musim kemarau.

"Pemadaman melalui udara sangat efektif, terutama untuk kebakaran di lahan gambut dan daerah yang aksesnya sulit dijangkau kendaraan maupun personel darat," katanya.

Penambahan armada ini merupakan bagian dari usulan yang sebelumnya diajukan BPBD Sumsel kepada BNPB.

Dalam pengajuan tersebut, BPBD meminta tambahan empat unit helikopter water bombing untuk menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Sudirman, kedatangan armada tambahan akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi di lapangan.

Pemerintah daerah juga terus meningkatkan koordinasi dengan BNPB guna memastikan dukungan sumber daya, baik personel maupun sarana pendukung lainnya, dapat tersedia secara optimal selama musim kemarau berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia