Karhutla Kembali Muncul di Sumsel, 5 Firespot Tersebar dari Muba hingga OKU

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terpantau di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
Berdasarkan hasil patroli udara, sedikitnya lima titik panas (firespot) ditemukan tersebar di beberapa kabupaten, dengan kondisi sebagian masih mengeluarkan asap.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan temuan tersebut merupakan hasil pemantauan dua helikopter patroli udara yang dilakukan pada Selasa (2/6/2026). Dari hasil pemantauan, masing-masing daerah terdeteksi satu titik api.
“Berdasarkan patroli udara kemarin, ditemukan lima firespot di Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, dan OKU. Masing-masing satu titik,” ujar Sudirman.
Di Kabupaten Musi Banyuasin, karhutla terpantau terjadi di wilayah Sungai Keruh dengan luas lahan terbakar sekitar dua hektare. Kondisi di lokasi tersebut dilaporkan masih mengeluarkan asap tipis namun relatif terkendali.
Baca Juga: Sempat Hilang Dua Hari, Kakek 80 Tahun di Musi Rawas Akhirnya Ditemukan
Sementara di Kabupaten PALI, titik kebakaran berada di wilayah Talang Ubi dengan luas lahan terdampak sekitar dua hektare. Di Muara Enim, karhutla terjadi di Kecamatan Gunung Megang dengan luas sekitar satu hektare.
Untuk wilayah OKU, kebakaran terpantau di Kecamatan Peninjauan dengan luas lahan sekitar dua hektare. Sedangkan di Ogan Ilir, kebakaran terjadi di wilayah Rambang Kuang dengan potensi perluasan area terdampak.
Upaya pemadaman juga telah dilakukan melalui udara menggunakan metode water bombing. Sedikitnya dua helikopter dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman di beberapa titik.
“Total ada 36 kali water bombing dilakukan di PALI, OKU, dan Ogan Ilir,” kata Sudirman.
Ia menambahkan, sebagian titik api berhasil dipadamkan, namun masih terdapat lokasi di OKU yang terpantau mengeluarkan asap hingga akhir proses pemadaman. Sementara penanganan di wilayah lainnya masih terus dikoordinasikan dengan satuan tugas darat.
BPBD Sumsel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di wilayah yang masuk kategori rawan karhutla. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau kepulan asap di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jika melihat asap atau api, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








