Sumsel
HL Sumsel

Karhutla Kembali Muncul di Sumsel, 5 Firespot Tersebar dari Muba hingga OKU

Kurnia | 2 Juni 2026, 18:15 WIB
Karhutla Kembali Muncul di Sumsel, 5 Firespot Tersebar dari Muba hingga OKU
Krhutla

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terpantau di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Berdasarkan hasil patroli udara, sedikitnya lima titik panas (firespot) ditemukan tersebar di beberapa kabupaten, dengan kondisi sebagian masih mengeluarkan asap.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan temuan tersebut merupakan hasil pemantauan dua helikopter patroli udara yang dilakukan pada Selasa (2/6/2026). Dari hasil pemantauan, masing-masing daerah terdeteksi satu titik api.

“Berdasarkan patroli udara kemarin, ditemukan lima firespot di Ogan Ilir, Muara Enim, PALI, Musi Banyuasin, dan OKU. Masing-masing satu titik,” ujar Sudirman.

Di Kabupaten Musi Banyuasin, karhutla terpantau terjadi di wilayah Sungai Keruh dengan luas lahan terbakar sekitar dua hektare. Kondisi di lokasi tersebut dilaporkan masih mengeluarkan asap tipis namun relatif terkendali.

Baca Juga: Sempat Hilang Dua Hari, Kakek 80 Tahun di Musi Rawas Akhirnya Ditemukan

Sementara di Kabupaten PALI, titik kebakaran berada di wilayah Talang Ubi dengan luas lahan terdampak sekitar dua hektare. Di Muara Enim, karhutla terjadi di Kecamatan Gunung Megang dengan luas sekitar satu hektare.

Untuk wilayah OKU, kebakaran terpantau di Kecamatan Peninjauan dengan luas lahan sekitar dua hektare. Sedangkan di Ogan Ilir, kebakaran terjadi di wilayah Rambang Kuang dengan potensi perluasan area terdampak.

Upaya pemadaman juga telah dilakukan melalui udara menggunakan metode water bombing. Sedikitnya dua helikopter dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman di beberapa titik.

“Total ada 36 kali water bombing dilakukan di PALI, OKU, dan Ogan Ilir,” kata Sudirman.

Ia menambahkan, sebagian titik api berhasil dipadamkan, namun masih terdapat lokasi di OKU yang terpantau mengeluarkan asap hingga akhir proses pemadaman. Sementara penanganan di wilayah lainnya masih terus dikoordinasikan dengan satuan tugas darat.

BPBD Sumsel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di wilayah yang masuk kategori rawan karhutla. Masyarakat juga diminta segera melapor apabila menemukan titik api atau kepulan asap di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Jika melihat asap atau api, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia