Sumsel
HL Sumsel

7.800 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Turun ke Lapangan, Gubernur Sumsel Minta Camat Aktif Mengawal

Kurnia | 12 Mei 2026, 19:00 WIB
7.800 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Turun ke Lapangan, Gubernur Sumsel Minta Camat Aktif Mengawal
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menginstruksikan seluruh camat di wilayahnya untuk aktif memonitor dan memfasilitasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung selama empat bulan ke depan.

Sebanyak 7.800 lebih petugas lapangan disiapkan untuk mendata lebih dari 2,8 juta rumah tangga dan unit usaha di seluruh Sumsel.

Instruksi tersebut disampaikan Herman Deru dalam rapat koordinasi bersama para camat dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Selasa (12/5/2026).

Menurut Deru, keterlibatan camat sangat penting karena sensus ekonomi menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.

Baca Juga: Diduga Bawa Kabur Uang Rp10 Juta, ART di Palembang Dilaporkan ke Polisi

“Kita harus memiliki kesiapan menghadapi sensus 2026. Camat sebagai pimpinan wilayah punya peran penting untuk memonitor dan memfasilitasi kegiatan petugas di lapangan,” ujar Deru.

Ia menjelaskan, sensus ekonomi kali ini mencakup 41 item pendataan dan berbeda dengan survei biasa karena tidak mengenal margin error. Karena itu, validitas data menjadi hal utama yang harus dijaga.

Data yang dikumpulkan nantinya akan digunakan pemerintah daerah hingga pemerintah pusat untuk menentukan arah kebijakan ekonomi dan sosial yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Moh. Edy Mahmud, mengatakan pendataan akan dilakukan secara door to door mulai pertengahan Juni 2026.

Petugas akan mendatangi rumah warga, bangunan usaha, hingga pedagang kaki lima yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.

“Kegiatan lapangan dimulai 15 Juni. Petugas akan turun langsung mendata rumah tangga dan aktivitas usaha masyarakat,” katanya.

Edy menambahkan, dukungan perangkat wilayah seperti camat dinilai sangat membantu kelancaran pendataan di lapangan, terutama dalam membangun koordinasi dengan masyarakat.

Untuk menjaga kualitas data, BPS Sumsel juga menerapkan proses seleksi ketat terhadap petugas sensus serta melakukan komunikasi intensif dengan pelaku usaha agar data yang diberikan benar-benar akurat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia