Pemprov Sumsel Bidik Pendapatan Asli Daerah Rp 4,3 Triliun di Tahun 2024

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan, mematok target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sumsel pada tahun 2024 telah dipatok sebesar Rp 4,301 triliun.
Target ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 4,149 triliun.
“Target PAD Sumsel tahun 2024 sebesar Rp 4,3 triliun. Kami memiliki keyakinan bahwa target tersebut dapat tercapai, mengingat dalam beberapa tahun terakhir selalu berhasil melampaui target yang ditetapkan," ujar Rizwan pada Kamis (8/2/2024).
Rizwan menjelaskan bahwa untuk mencapai target tersebut, Bapenda Provinsi Sumsel telah mengimplementasikan berbagai program dan kegiatan strategis.
Salah satu langkah yang diambil adalah memperkenalkan sistem pembayaran pajak online guna memperluas dan mempermudah layanan pajak daerah.
"Kami telah memperkenalkan berbagai metode pembayaran online seperti E Signal, E-Dempo, serta berbagai layanan melalui kanal modern seperti Indomaret, Alfamart, Tokopedia, dan Blibli," tambahnya.
Lebih lanjut, Rizwan menyebutkan bahwa Bapenda Provinsi Sumsel juga aktif melakukan sosialisasi dan turun langsung ke masyarakat untuk mengingatkan Wajib Pajak (WP) agar tidak lupa untuk membayar pajak kendaraan mereka.
Meskipun demikian, hingga Rabu, 7 Februari 2024, pendapatan pajak daerah baru mencapai 8,9 persen dari target yang telah ditetapkan, yakni sebesar Rp 385 miliar.
Dari data tersebut, terlihat bahwa realisasi pajak kendaraan bermotor mencapai Rp 129 miliar, atau sekitar 10,82 persen dari target Rp 1,198 triliun.
Sementara itu, realisasi pajak balik nama kendaraan bermotor mencapai Rp 122 miliar atau sekitar 11,32 persen dari target Rp 1,084 triliun.
Adapun realisasi pajak bahan bakar kendaraan bermotor telah mencapai Rp 131 miliar atau sekitar 9,76 persen dari target Rp 1,348 triliun, dan pajak air permukaan telah mencapai Rp 1 miliar, atau sekitar 7,39 persen dari target Rp 13 miliar.
Rizwan juga menyinggung tentang pajak rokok, di mana pihaknya masih menunggu alokasi dana dari pemerintah pusat. Dengan demikian, realisasi pendapatan hingga saat ini baru mencapai sekitar 8,96 persen dari target sebesar Rp 385 miliar.
“Realisasi triwulan pertama 2024 telah mencapai tahapan target yang ditetapkan," tandasnya. (kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









