Lima Penyakit yang Harus Diwaspadai Warga Sumsel, Nomor Tiga Paling Sering Dijumpai Saat Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan pada tahun 2023, sejumlah penyakit mematikan kini menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Penyakit-penyakit ini tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga merenggut nyawa banyak orang, bahkan di usia muda. Untuk itu, menjaga pola hidup sehat sangat penting agar terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat membahayakan jiwa.
Menurut data yang diperoleh dari situs sumsel.bps.go.id, ada lima penyakit dengan jumlah pengidap terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan yang perlu diwaspadai:
1. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi kini menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 1.951.068 orang mengalami hipertensi, sebuah angka yang terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Pada 2022, jumlah pengidap hipertensi baru mencapai 1.497.736 orang, sementara pada 2021 hanya 987.295 orang. Penyakit ini perlu diwaspadai, karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas namun dapat memicu komplikasi serius seperti serangan jantung dan stroke.
2. Diabetes Militus
Bagi pecinta makanan dan minuman manis, ada kabar yang perlu diperhatikan. Penyakit diabetes militus kini menjadi salah satu yang paling umum di Sumatera Selatan, dengan pengidap mencapai 605.570 orang.
Penyakit ini tidak memandang usia—baik anak muda maupun orang tua—dan terus meningkat setiap tahun. Menjaga pola makan yang sehat serta rutin beraktivitas fisik dapat membantu mencegah diabetes.
3. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
ISPA merupakan penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat Sumatera Selatan. Pada tahun 2023, tercatat 539.327 orang terdiagnosis ISPA, sebuah angka yang sedikit lebih tinggi dari tahun 2022 yang hanya mencapai 519.167 orang.
Infeksi saluran pernapasan akut dapat disebabkan oleh virus atau bakteri dan dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya jika tidak segera diobati.
4. Diare
Diare menjadi penyakit yang cukup sering terjadi, dengan jumlah pengidap yang meningkat tajam pada tahun 2023, mencapai 105.978 orang.
Meskipun kasus diare sempat menurun pada tahun 2022, lonjakan yang terjadi tahun ini menandakan pentingnya menjaga kebersihan dan kehigienisan dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi.
5. Tuberkulosis (TBC)
Tuberkulosis, yang ditandai dengan batuk berdarah, juga merupakan penyakit yang masih banyak diderita oleh masyarakat Sumatera Selatan. Pada tahun 2023, tercatat 23.256 orang mengidap TBC, sebuah peningkatan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang tercatat hanya 18.122 orang.
Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia, dan sangat menular. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan dini sangat penting. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









