Dari 5 Helikopter, 2 Sudah Siap Terbang di Palembang Lawan Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini mengandalkan kekuatan armada udara untuk mengantisipasi dan menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
Bantuan lima unit helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dipastikan akan memperkuat operasi darurat di musim kemarau tahun ini.
Dua dari lima helikopter tersebut telah tiba dan disiagakan di Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang. Satu unit digunakan untuk patroli udara, sedangkan satu unit lainnya merupakan helikopter water bombing yang sudah melalui tahap uji coba ember udara (bucket test).
“Rencana dukungan dari BNPB terdiri dari dua helikopter patroli dan tiga helikopter water bombing. Yang sudah ada di Lanud SMH masing-masing satu unit,” jelas Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Senin (21/7/2025).
Baca Juga: Tertipu Beli Motor Bekas, Warga Palembang Rugi Rp10,5 Juta Usai Jual Emas
Menurutnya, keberadaan helikopter ini sangat vital dalam mendukung kecepatan respons terhadap titik-titik api, terutama di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Sudirman juga menyebutkan, bila eskalasi karhutla meningkat, kemungkinan penambahan armada udara akan diusulkan kembali ke pusat.
“Kalau kondisi memburuk, kita siap ajukan tambahan helikopter. Kita menyesuaikan dengan situasi di lapangan,” ujarnya.
Saat ini, 10 kabupaten/kota di Sumsel telah menetapkan status siaga darurat karhutla. Di antaranya, Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), PALI, Lahat, Prabumulih, Muara Enim, dan juga Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri.
Meskipun curah hujan terus menurun dan kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dibandingkan 2024, BPBD Sumsel tetap optimistis dapat menekan potensi karhutla dengan memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pemantauan.
“Dukungan helikopter sangat krusial. Selain membantu pemadaman, juga mempercepat deteksi dini lewat patroli udara,” tutur Sudirman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








