Kini Feeder LRT Koridor 1 dan 2 Tak Beroperasi Lagi, Puluhan Karyawan Dirumahakan

AKURAT.CO SUMSEL Feeder LRT Musi Emas Palembang koridor 1 dan 2 sudah tidak beroperasi lagi. Hal ini dikarenkan kontrak kerjasama antara PT Transportasi Global Mandiri (TGM) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah berakhir pada akhir Desember tahun 2023.
Kepala Bagian Operasional PT Transportasi Global Mandiri (TGM), Fajar Wahyudi mengatakan per 1 Januari kemarin Feeder LRT Musi Emas sudah tidak beroprasi lagi karena sudah habis kontrak atau perpanjangan kontrak.
"Kita masih menunggu dari pusat untuk perpanjangan kontrak, jadi per 1 Januari kemarin kita sudah tidak beroparional lagi," ujarnya Fajar saat dikonfirmasi, dikutip Selasa (2/1/2024).
Bukan hanya itu saja, sebanyak 69 driver dan 19 karyawan PT TGM harus dirumahkan terlebih dahulu dan akan dipekerjakan kembali jika sudah ada perpanjangan kontrak.
"Sementara kita rumahakan terlebih dahulu karena tidak ada dasar untuk mempekerjakan mereka, dan status mereka kemarin itu PKWT dan kontrak nya habis 31 Desember 2023 lalu," ujarnya.
"Nantinya, mereka akan dipekerjakan kembali jika sudah ada perpanjangan kontrak dari Pemkot Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang," tambahnya.
Ia juga berharap, pembahasan perpanjangan kontrak ini sendiri dapat segera diselesaikan dan Feeder LRT Musi Emas dapat kembali beroperasi dan driver juga karyawan dapat bekerja kembali.
"Jika ini cepat selesai, mereka dapat bekerja kembali dan tidak menambah jumlah pengangguran. Terlebih lagi mereka adalah asli putra daerah," ujarnya.
Fajar juga meminta kepada masyarkat untuk bersabar karena saat ini operator sedang melakukan negosiasi ulang.
"Saat ini sedang melakukan negosiasi ulang dan kalau untuk kendala saya tidak tahu," tutupnya.
Sebagai informasi, Feeder LRT Musi Emas koridir 1 dan 1 memiliki 26 unit meliputi rute Talang Kelapa-Talang Buruk dan Asrama Haji-Sematang Borang yang dikelola oleh Pemkot Palembang.
Sebelumnya, pada tanggal 5 Desember 2023 Feeder LRT koridor 1 dan 2 ini mogok operasional dikarenakan Tunggakan gaji sopir angkot feeder LRT Sumsel sebesar Rp 1,8 miliar di bulan Oktober dan November 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 8Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







