Bidik Liga 1, Eks Timnas Indonesia M Nasuha Resmi Latih Pimpin Sumsel United

AKURAT.CO SUMSEL Sumsel United resmi memulai langkah besar menuju Liga 2 Indonesia musim 2026-2027 dengan menunjuk mantan pemain Timnas Indonesia, M Nasuha, sebagai pelatih kepala.
Penunjukan tersebut sekaligus menandai dimulainya proyek ambisius klub untuk membawa wakil Sumatera Selatan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Manajemen klub menilai sosok Nasuha memiliki kombinasi pengalaman, karakter kepemimpinan, dan kemampuan membangun komunikasi yang dibutuhkan untuk membentuk tim yang kompetitif.
Presiden Sumsel United, Cik Ujang, mengatakan proses pemilihan pelatih dilakukan secara selektif sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada mantan bek Timnas Indonesia tersebut.
"Dari beberapa nama yang masuk dalam pembahasan, kami menilai M Nasuha merupakan sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan tim saat ini," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga: Pengembangan Kasus Curanmor di Palembang Berujung Temuan Senjata Rakitan, Seorang Pria Diamankan
Menurutnya, membangun klub tidak hanya membutuhkan kemampuan merancang strategi di lapangan, tetapi juga komunikasi yang baik antara pelatih dan manajemen agar seluruh proses berjalan searah.
Karena itu, manajemen menginginkan pelatih yang terbuka terhadap diskusi dan mampu bekerja sama dalam membangun fondasi tim untuk jangka panjang.
Target yang dipasang Sumsel United pun tidak main-main. Klub secara terbuka menegaskan ambisi untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1 pada musim ini.
"Target kami jelas, Sumsel United harus bisa naik ke Liga 1. Ini menjadi komitmen bersama seluruh elemen tim," kata Cik Ujang.
Sebagai langkah awal, Nasuha bersama asisten pelatih Mahyadi akan segera memimpin sesi latihan perdana guna menyusun kerangka tim menghadapi kompetisi yang diperkirakan berlangsung ketat.
Di saat bersamaan, manajemen juga mulai bergerak menyusun kekuatan skuad melalui bursa transfer. Sumsel United berencana mendatangkan pemain asing baru yang belum pernah berkarier di kompetisi Indonesia untuk menambah kualitas sekaligus memberikan variasi permainan.
Meski demikian, pengembangan pemain lokal tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
M Nasuha menegaskan dirinya ingin memberikan ruang yang lebih besar bagi talenta-talenta muda Sumatera Selatan, termasuk pemain jebolan Elite Pro Academy (EPA), untuk bersaing memperebutkan tempat di tim utama.
"Kami ingin pemain lokal mendapatkan kesempatan berkembang karena mereka adalah aset penting bagi masa depan sepak bola Sumatera Selatan," ujarnya.
Selain itu, evaluasi terhadap skuad musim lalu masih terus dilakukan. Sejumlah pemain lama disebut berpeluang dipertahankan apabila dinilai masih sesuai dengan kebutuhan dan skema permainan yang akan diterapkan musim depan.
Dengan kombinasi pengalaman mantan pemain Timnas Indonesia di kursi pelatih, dukungan manajemen, serta target promosi yang telah dicanangkan, Sumsel United kini memulai perjalanan baru dengan satu tujuan utama: membawa sepak bola Sumatera Selatan kembali ke panggung Liga 1.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








