Deretan Nama Pelatih yang Disodorkan ke PSSI Gantikan Kluivert, Timur Kapadze Bukan Satu-satunya

AKURAT. CO SUMSEL - PSSI banjir tawaran pelatih pengganti Patrick Kluivert.
Namun, hingga kini, PSSI belum mengumumkan secara resmi siapa pelatih baru untuk Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert Beberapa agen pelatih dunia bahkan dikabarkan sudah menawarkan beberapa nama kepada PSSI.
Salah satunya yang santer beredar adalah Timur Kapadze sang pencetak sejarah sepak bola Uzbekistan.
Baca Juga: Tak Cukup Regulasi, Herman Deru Tegaskan Kesadaran Masyarakat Kunci Atasi Polusi Plastik
Kapadze sendiri bukanlah satu-satunya nama yang dikabarkan akan mengisi kekosongan posisi pelatih Timnas Indonesia.
Berikut adalah beberapa daftar nama pelatih asing yang masuk dalam bursa calon pelatih timnas:
Baca Juga: Padi Apung, Solusi Cerdas Sumsel Tingkatkan Produksi di Lahan Rawa
1. Heimir Hallgrimson
2. Roberto Donadoni (Italia)
3. Juan Carlos Osorio (Spanyol)
4. Oscar Garcia (Spanyol)
5. Jurgen Klinsmann (Jerman)
6. Paulo Bento (Portugal).
Baca Juga: Video Pribadi IRT Palembang Disebar di Facebook, Diduga Ulah Mantan Suami
Kapadze Blak Blakan Ingin Jadi Pelatih Timnas
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Kapadze secara blak-blakan mengaku siap menjadi pelatih timnas Indonesia usai berpisah dengan timnas Uzbekistan beberapa waktu lalu.
Kapadze baru saja dicopot dari posisi pelatih kepala Timnas Uzbekistan dan kini digantikan oleh legenda Italia, Fabio Cannavaro.
Baca Juga: Berlagak Jadi Jaksa di Kejagung, PNS Way Kanan Ditahan karena Tipu Korban Kasus Korupsi
Meski ditawari jabatan sebagai asisten pelatih, Kapadze memilih hengkang dengan elegan.
Juru taktik berusia 43 itu dikenal sebagai pencetak sejarah dunia sepak bola Uzbekistan sekaligus mewariskan besar dengan.
membawa Uzbekistan lolos ke Piala Dunia 2026.
Media lokal Uzbekistan, Zamin melaporkan, bahwa Kapadze menyatakan kesiapannya untuk menjadi pelatih timnas Indonesia.
Bahkan ia menyebut jika dirinya kini sedang bebas dan menunggu tawaran dari pihak Indonesia. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








