Sumsel

Gara-gara Tolak Ambil Uang Rp20 Ribu di DANA, Wanita Muda di Palembang Diduga Dianiaya Kekasih

Deny Wahyudi | 10 Agustus 2026, 15:31 WIB
Gara-gara Tolak Ambil Uang Rp20 Ribu di DANA, Wanita Muda di Palembang Diduga Dianiaya Kekasih
Gara-gara Tolak Ambil Uang Rp20 Ribu di DANA, Wanita Muda di Palembang Diduga Dianiaya Kekasih

AKURAT.CO SUMSEL Perselisihan pasangan kekasih di Palembang berujung pada laporan polisi. Seorang wanita muda berinisial RO (24) mengaku dianiaya kekasihnya, HM, setelah menolak perintah untuk mengambil uang Rp20 ribu melalui aplikasi DANA.

Kasus tersebut dilaporkan RO ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (10/8/2026) pagi.

Peristiwa yang dilaporkan korban terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan KH Azhari, tepatnya di depan Masjid Islahiah, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang.

Menurut keterangan RO, saat itu dirinya bersama HM berada di lokasi kejadian. Tiba-tiba, HM meminta korban mengambil uang Rp20 ribu melalui aplikasi DANA.

RO mengaku menolak permintaan tersebut. Penolakan itu kemudian memicu pertengkaran di antara keduanya.

"Saya tidak mau mengambil uang tersebut. Dia malah marah, terjadilah cekcok antara kami," ujar RO saat memberikan keterangan kepada petugas.

Baca Juga: Maling Sarden dari Mobil Box di Palembang Ditangkap, Kerugian Capai Rp3,9 Juta

Pertengkaran tersebut kemudian berubah menjadi kekerasan. Korban mengaku bibirnya dipukul menggunakan tangan kosong.

HM juga disebut berusaha mengambil ponsel milik korban. RO mempertahankan ponselnya dan memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri.

Namun, upaya korban kabur gagal setelah HM mengejarnya hingga berhasil menangkap korban.

"HP saya mau diambil, Pak. Saya tidak mau, lalu saya kabur lari. Namun dikejar hingga berhasil ditangkap oleh dia," katanya.

Korban kemudian mengaku diseret di atas aspal. Dalam kondisi tersebut, RO berteriak meminta pertolongan.

Setelah itu, HM sempat mengajak korban pulang bersama. Namun karena RO menolak, emosi terlapor kembali tersulut.

Korban mengaku kembali dipukul pada bagian kepala dan ditendang hingga mengalami sejumlah luka.

"Saya diseret ke aspal, lalu dipukuli dan ditendang. Karena itulah saya laporkan ke sini," ucap RO.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pecah pada bibir atas sebelah kanan, bengkak di belakang telinga kiri, nyeri pada pinggang kiri, serta luka lecet pada lutut dan jari kaki kanan.

Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Rifki Syarif membenarkan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian.

"Laporan korban sudah resmi kami terima dan akan segera diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Rifki.

Polisi selanjutnya akan melakukan penyelidikan terhadap laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia