PDRB Sumsel Melejit pada Triwulan II 2026, Tambang dan Industri Jadi Penopang

AKURAT.CO SUMSEL Perekonomian Sumatera Selatan menunjukkan peningkatan pada Triwulan II 2026.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, nilai ekonomi Sumsel mencapai Rp199,05 triliun, naik dibandingkan Triwulan I 2026 yang sebesar Rp185,12 triliun.
Data tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Sumsel terus bergerak di berbagai sektor. Jika dihitung berdasarkan PDRB tanpa migas, nilainya juga meningkat dari Rp169,01 triliun pada Triwulan I menjadi Rp181,80 triliun pada Triwulan II 2026.
Sektor pertambangan dan penggalian menjadi penyumbang terbesar PDRB Sumsel pada periode tersebut. Nilainya mencapai Rp47,48 triliun, meningkat dari Rp39,95 triliun pada Triwulan I.
Sektor pertambangan menjadi salah satu penopang utama struktur ekonomi Sumsel, terutama karena wilayah ini memiliki berbagai komoditas sumber daya alam.
Pertanian dan Industri Ikut Menguat
Selain pertambangan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Sumsel.
Pada Triwulan II 2026, sektor tersebut mencatat nilai PDRB sebesar Rp27,44 triliun, naik dari Rp26,24 triliun pada Triwulan I.
Sementara itu, industri pengolahan mencapai Rp36,94 triliun, meningkat dibandingkan Rp35,30 triliun pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Isu Tawuran Pelajar Beredar di WhatsApp, Kapolrestabes Palembang Siapkan Pengamanan Sekolah
Sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor juga mengalami peningkatan. Nilainya mencapai Rp28,75 triliun pada Triwulan II, dari sebelumnya Rp27,64 triliun.
Konstruksi turut mencatat pertumbuhan nilai ekonomi, dari Rp20,15 triliun menjadi Rp21,71 triliun.
Hampir Semua Sektor Mengalami Kenaikan
Kenaikan PDRB juga terlihat pada sejumlah sektor jasa dan aktivitas ekonomi lainnya.
Transportasi dan pergudangan meningkat dari Rp4,66 triliun menjadi Rp4,78 triliun. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum naik dari Rp3,93 triliun menjadi Rp4,18 triliun.
Real estate juga meningkat dari Rp5,80 triliun menjadi Rp5,89 triliun. Administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib naik dari Rp4,65 triliun menjadi Rp5,09 triliun.
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial juga meningkat dari Rp1,15 triliun menjadi Rp1,20 triliun. Sementara jasa lainnya naik dari Rp1,26 triliun menjadi Rp1,31 triliun.
Meski demikian, terdapat beberapa sektor yang mengalami penurunan nilai PDRB. Informasi dan komunikasi turun dari Rp5,72 triliun menjadi Rp5,65 triliun.
Jasa keuangan dan asuransi juga turun tipis dari Rp3,99 triliun menjadi Rp3,97 triliun. Sektor jasa pendidikan turun dari Rp4,05 triliun menjadi Rp4,01 triliun.
Secara keseluruhan, kenaikan nilai PDRB dari Rp185,12 triliun menjadi Rp199,05 triliun menunjukkan semakin besarnya aktivitas ekonomi Sumatera Selatan pada Triwulan II 2026.
Sektor pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, pertanian dan konstruksi menjadi kelompok usaha dengan nilai ekonomi terbesar dan tetap menjadi penopang penting perekonomian daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







