Sumsel
HL Sumsel

Ekonomi Sumsel Bergerak Stabil, Berikut Pertumbuhan 17 Kabupaten/Kota Sepanjang 2025

Kurnia | 29 Mei 2026, 19:00 WIB
Ekonomi Sumsel Bergerak Stabil, Berikut Pertumbuhan 17 Kabupaten/Kota Sepanjang 2025

AKURAT.CO SUMSEL Pertumbuhan ekonomi di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahunan, mayoritas daerah mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen.

Kabupaten Muara Enim menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumsel pada 2025 dengan angka mencapai 5,42 persen.

Pertumbuhan tersebut ditopang sektor pertambangan, energi, serta aktivitas industri yang terus bergerak stabil sepanjang tahun.

Di posisi berikutnya, Kabupaten OKU Timur mencatat pertumbuhan sebesar 5,79 persen. Sementara Kota Palembang sebagai pusat ekonomi Sumsel juga menunjukkan performa kuat dengan pertumbuhan mencapai 5,60 persen.

Baca Juga: Iduladha, Pengiriman Kambing Lewat Pelabuhan Tanjung Api-Api Melonjak 23 Persen

Kabupaten Lahat berada di angka 5,52 persen, disusul Banyuasin sebesar 5,40 persen dan Prabumulih 5,37 persen.

Sementara itu, daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling rendah tercatat di Kabupaten Musi Rawas yang hanya tumbuh 4,75 persen sepanjang 2025.

Meski demikian, angka tersebut masih menunjukkan ekonomi daerah tetap bergerak positif.

Berikut daftar pertumbuhan ekonomi tahunan kabupaten dan kota di Sumsel tahun 2025:

  • OKU : 5,26 persen

  • OKI : 5,23 persen

  • Muara Enim : 5,42 persen

  • Lahat : 5,52 persen

  • Musi Rawas : 4,75 persen

  • Musi Banyuasin : 5,11 persen

  • Banyuasin : 5,40 persen

  • OKU Selatan : 5,17 persen

  • OKU Timur : 5,79 persen

  • Ogan Ilir : 4,97 persen

  • Empat Lawang : 5,33 persen

  • PALI : 5,02 persen

  • Musi Rawas Utara : 5,03 persen

  • Palembang : 5,60 persen

  • Prabumulih : 5,37 persen

  • Pagar Alam : 5,18 persen

  • Lubuk Linggau : 4,94 persen

Secara umum, pertumbuhan ekonomi di Sumsel selama 2025 masih ditopang sektor pertanian, perdagangan, pertambangan, hingga jasa dan industri pengolahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia