Indeks Implisit PDRB Sumsel 2025 Naik Bertahap, Sektor Transportasi dan Perdagangan Tertinggi

AKURAT.CO SUMSEL Indeks implisit Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atas dasar harga konstan 2010 menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. Secara tahunan, indeks PDRB tercatat sebesar 180,33, naik dari posisi triwulan I di angka 178,35 menjadi 181,98 pada triwulan IV.
Kenaikan tersebut mencerminkan adanya pergerakan ekonomi yang relatif stabil di berbagai lapangan usaha selama tahun berjalan.
Berdasarkan data, sektor transportasi dan pergudangan mencatat indeks tertinggi dengan angka tahunan 228,38. Angka ini sekaligus menegaskan tingginya aktivitas mobilitas barang dan penumpang yang turut menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Di posisi berikutnya, perdagangan besar dan eceran termasuk reparasi mobil dan sepeda motor membukukan indeks 213,33. Sementara penyediaan akomodasi dan makan minum berada di level 211,13, mengindikasikan konsumsi masyarakat tetap terjaga.
Baca Juga: Nekat Bawa Sajam Saat Melintas di Depan Mapolrestabes Palembang, Pria Asal Lampung Diamankan
Sektor pertambangan dan penggalian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Sumsel tercatat memiliki indeks 195,58. Meski relatif tinggi, pergerakannya cenderung stagnan sepanjang tahun dibanding sektor lain yang mengalami kenaikan lebih konsisten.
Industri pengolahan juga memperlihatkan tren positif dengan indeks tahunan 182,72, diikuti konstruksi sebesar 179,12. Kedua sektor ini dinilai berperan dalam menjaga kesinambungan aktivitas produksi dan pembangunan infrastruktur.
Di sisi lain, sektor informasi dan komunikasi mencatat indeks paling rendah, yakni 122,82. Namun angkanya tergolong stabil tanpa fluktuasi berarti selama empat triwulan.
Jika dilihat tanpa komponen minyak dan gas, indeks PDRB Sumsel justru berada pada level lebih tinggi, yakni 185,39 secara tahunan. Hal ini mengindikasikan kontribusi sektor nonmigas semakin kuat dalam struktur ekonomi daerah.
Secara keseluruhan, mayoritas lapangan usaha menunjukkan peningkatan bertahap dari triwulan I hingga triwulan IV 2025. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi Sumsel tetap tumbuh di tengah berbagai tantangan, dengan sektor jasa, perdagangan, dan transportasi sebagai pendorong utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








