Jaga Stabilitas Ramadan 1447 H, Pemprov Sumsel Perluas Jangkauan Operasi Pasar Murah

AKURAT.CO SUMSEL – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi mematangkan strategi pengendalian harga bahan pokok menyambut bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Melalui rangkaian Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan harga musiman.
Kepastian ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Edward Candra, di Palembang, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Derby Panas di Bulan Puasa, Sumsel United Siap Bikin Malu Sriwijaya Fc
Fokus pada Transparansi dan Distribusi
Dalam arahannya, Edward Candra menekankan bahwa keberhasilan pengendalian harga sangat bergantung pada keterbukaan informasi.
Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk masif mensosialisasikan jadwal pasar murah agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
Baca Juga: Sudah 5 Hari Ibu di Palembang Hilang Tanpa Jejak, Keluarga Lapor Polisi
"Masyarakat harus tahu kapan dan di mana pasar murah digelar. Selain itu, pengawasan di lapangan tidak boleh kendur. Kita akan perketat sidak ke distributor hingga pengawasan distribusi elpiji untuk mencegah praktik penimbunan," tegas Edward.
Jadwal dan Lokasi Strategis
Untuk memastikan pemerataan, Pemprov Sumsel telah menyusun kalender kegiatan yang menyasar pemukiman padat penduduk dan kawasan yang sebelumnya belum terjangkau.
Baca Juga: Hujan Masih Mengguyur Sumsel hingga Akhir Februari, Warga Diminta Waspada
Berikut adalah jadwal pelaksanaan GPM dan OPM di Palembang:
Gerakan Pangan Murah (GPM):
3 Maret 2026: Halaman Masjid Ar Rahman, Kelurahan Talang Kelapa (09.00 WIB).
Baca Juga: Polisi Gulung Komplotan Begal Bersenjata yang Resahkan Warga Sako Palembang
12 Maret 2026: Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel (09.00 WIB).
Operasi Pasar Murah (OPM):
5 Maret 2026: Kawasan Rumah Susun (bekerja sama dengan Bank Indonesia & BUMD/BUMN).
10 Maret 2026: UPT Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel.
17 Maret 2026: Kawasan TPA Sukawinatan.
Antisipasi Inflasi Daerah
Baca Juga: Efek Jabodetabek, Telur Ayam di Palembang Naik Rp3.000 dalam Sepekan
Meskipun angka inflasi di Sumatera Selatan saat ini dinilai masih terkendali, Pemprov Sumsel tetap menyiagakan Satgas Pangan untuk memantau rantai distribusi dari hulu ke hilir. Perluasan lokasi pasar murah tahun ini diharapkan mampu menjadi "katup pengaman" bagi masyarakat menengah ke bawah dalam memenuhi kebutuhan pangan selama bulan puasa.
Langkah proaktif ini menjadi bagian dari upaya rutin TPID Sumsel untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar di pasar-pasar tradisional maupun distributor utama di wilayah Sumatera Selatan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









