Sumsel

Viral! Pengunjung Kambang Iwak Ngamuk Usai Ditagih Uang Parkir Sebelum Sempat Duduk

Kurnia | 25 Juli 2026, 11:00 WIB
Viral! Pengunjung Kambang Iwak Ngamuk Usai Ditagih Uang Parkir Sebelum Sempat Duduk
Pengunjung Kambang Iwak Ngamuk Usai Ditagih Uang Parkir Sebelum Sempat Duduk. (Ig/Berita.A1Palembang)

AKURAT.CO SUMSEL Persoalan dugaan parkir liar di kawasan wisata Kambang Iwak, Palembang, kembali menjadi sorotan publik.

Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengunjung meluapkan kekesalannya kepada seorang juru parkir viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pengunjung mengaku kesal karena dimintai uang parkir sesaat setelah tiba di lokasi. Padahal, ia mengaku belum sempat duduk maupun menikmati makanan di kawasan tersebut.

"Saya belum duduk, belum makan, sudah dimintai uang parkir," ujar pengunjung dalam video yang beredar.

Menurutnya, tidak menjadi masalah apabila biaya parkir diminta setelah aktivitas selesai. Namun, cara penagihan yang dilakukan sejak awal dinilai kurang tepat dan membuat pengunjung merasa tidak nyaman.

Baca Juga: Link Live Streaming dan Cara Nonton Piala AFF 2026, Ada Gratis dan Berbayar

Ia juga menyindir praktik yang kerap dikeluhkan masyarakat, yakni juru parkir yang meminta uang di awal tetapi tidak terlihat lagi ketika pengendara hendak keluar dari lokasi.

Mendengar protes tersebut, juru parkir yang berada di lokasi memilih menjauh dan tidak lagi melanjutkan permintaan uang kepada pengunjung.

Keluhan Berulang dari Pengunjung

Insiden ini kembali memunculkan keluhan lama terkait keberadaan juru parkir yang diduga tidak resmi di kawasan Kambang Iwak. Sejumlah warga mengaku sering merasa terganggu karena harus menghadapi pungutan parkir yang dianggap tidak jelas.

Selain persoalan parkir, sebagian pengunjung juga mengeluhkan banyaknya pengamen yang datang silih berganti saat mereka sedang bersantai atau menikmati makanan di kawasan tersebut.

Kondisi itu dinilai mengurangi kenyamanan salah satu ruang publik favorit warga Palembang, terutama pada akhir pekan ketika jumlah pengunjung meningkat.

Warga Minta Penertiban

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan penertiban terhadap oknum juru parkir yang diduga beroperasi tanpa izin agar kawasan wisata tetap nyaman dikunjungi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palembang telah mengimbau agar petugas parkir resmi mengenakan atribut atau seragam sebagai identitas saat bertugas.

Baca Juga: Hadapi Tarif Tambahan AS 10 Persen, Pemerintah Pilih Tekan Biaya Produksi dan Perluas Pasar Ekspor

Dengan adanya identitas tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah membedakan petugas resmi dan melaporkan jika ditemukan dugaan pungutan yang tidak sesuai aturan.

Namun, dalam video yang beredar, juru parkir yang terlibat terlihat tidak mengenakan seragam resmi, sehingga memunculkan pertanyaan dari warganet mengenai statusnya sebagai petugas parkir resmi atau bukan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia