PDRB Sumsel Tumbuh 5,20 Persen, Konstruksi dan Perdagangan Jadi Penggerak Ekonomi

AKURAT.CO SUMSEL Perekonomian Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat pertumbuhan positif pada triwulan II 2026. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumsel atas dasar harga konstan 2010 tumbuh 5,20 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Angka tersebut sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I 2026 yang mencapai 5,34 persen.
Meski demikian, sejumlah lapangan usaha masih mampu mencatat pertumbuhan cukup tinggi dan menopang kinerja ekonomi Sumsel sepanjang April-Juni 2026.
Sektor konstruksi menjadi salah satu lapangan usaha dengan pertumbuhan yang menonjol. Pada triwulan II 2026, sektor ini tumbuh 7,83 persen, meningkat dibandingkan triwulan I yang berada di angka 5,95 persen.
Sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor juga tumbuh kuat sebesar 8,71 persen, meski lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan I yang mencapai 9,85 persen.
Pertumbuhan tinggi juga terjadi pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang mencapai 8,07 persen. Sementara sektor informasi dan komunikasi tumbuh 7,51 persen.
Jasa Pendidikan Tumbuh 9,81 Persen
Dari sejumlah lapangan usaha, jasa pendidikan mencatat pertumbuhan 9,81 persen pada triwulan II 2026. Angka tersebut hanya sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan I yang mencapai 9,87 persen.
Baca Juga: Api Belum Padam, Karhutla Bakar Lahan Gambut di OKI hingga Banyuasin
Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial juga menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 7,12 persen, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar 6,86 persen.
Sementara itu, sektor real estate tumbuh 6,72 persen, jasa perusahaan sebesar 6,97 persen, serta administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 5,42 persen.
Sektor industri pengolahan yang menjadi salah satu bagian penting dalam struktur ekonomi Sumsel tumbuh 5,66 persen pada triwulan II 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan triwulan I yang mencapai 7,04 persen.
Pertambangan Mulai Tumbuh Positif
Sektor pertambangan dan penggalian juga mencatat perbaikan. Setelah mengalami kontraksi 0,16 persen pada triwulan I 2026, sektor tersebut tumbuh 1,37 persen pada triwulan II.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tumbuh 4,24 persen, meningkat dari 3,58 persen pada triwulan sebelumnya.
Adapun transportasi dan pergudangan tumbuh 1,28 persen, melambat dibandingkan triwulan I yang mencapai 4,01 persen.
Jika komponen migas dikeluarkan, pertumbuhan PDRB Sumsel pada triwulan II 2026 tercatat lebih tinggi. PDRB tanpa migas tumbuh 5,56 persen, meski masih lebih rendah dibandingkan triwulan I yang mencapai 5,87 persen.
Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sumsel pada triwulan II 2026 menunjukkan kinerja yang tetap positif. Sejumlah sektor jasa, perdagangan, konstruksi, serta akomodasi dan makan minum menjadi penopang pertumbuhan di tengah perlambatan pada beberapa lapangan usaha lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







