Herman Deru Perketat Antisipasi Karhutla dan Kekeringan, Target Produksi Pangan Sumsel Tak Boleh Terganggu

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dengan meningkatkan pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan meski kondisi lahan gambut di sejumlah wilayah masih relatif basah dan belum menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan sejak dini agar karhutla tidak berkembang dan memicu kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kita harus waspada karena asap karhutla tidak hanya menurunkan indeks kualitas udara, tetapi juga bisa meluas ke wilayah lain hingga mengganggu penerbangan," kata Herman Deru, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: Kemarau Makin Panjang, Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel Terkendala Minim Awan Potensial
Deru menegaskan, penanganan karhutla menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah selama musim kemarau. Seluruh pihak diminta terus memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
Selain ancaman karhutla, pemerintah juga memberi perhatian khusus terhadap potensi kekeringan yang berisiko memengaruhi produktivitas pertanian di Sumatera Selatan.
Menurutnya, langkah mitigasi perlu dilakukan lebih awal agar hasil produksi pangan tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan akibat cuaca ekstrem.
"Dampak kekeringan terhadap produktivitas pertanian harus diantisipasi agar tidak mengganggu capaian produksi yang sudah berjalan baik," ujarnya.
Sumatera Selatan selama ini menjadi salah satu daerah penyumbang produksi pangan terbesar di Indonesia. Karena itu, pemerintah berkomitmen mempertahankan capaian tersebut meski menghadapi tantangan musim kemarau.
Deru berharap seluruh pemerintah kabupaten dan kota, bersama instansi terkait, terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian serta meningkatkan patroli di kawasan rawan karhutla.
"Prestasi sebagai salah satu produsen pangan tertinggi harus kita pertahankan, baik dari sisi peringkat maupun jumlah produktivitasnya," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








