Sumsel

Perang Meluas, Trump Ancam Bombardir Oman Jika Halangi Kesepakatan Soal Selat Hormuz

Septiyanti Dwi Cahyani | 18 Agustus 2026, 10:45 WIB
Perang Meluas, Trump Ancam Bombardir Oman Jika Halangi Kesepakatan Soal Selat Hormuz
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.

AKURAT. CO SUMSEL - Ketegangan di Timur Tengah akibat konflik Amerika Serikat dengan Iran belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Sebaliknya, perang justru nampaknya akan makin meluas.

Terbaru, Presiden AS Donald Trump, mewanti-wanti Oman agar tidak mengganggu kesepatan dengan Iran soal Selat Hormuz.

Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka Hari Ini, Simak Jadwal Lengkapnya

Trump mengatakan, pihaknya akan memborbardir Oman habis-habisan jika mereka menghalangi kesepakatan tersebut.

Sementara itu, menurut unggahan jurnalis Fox News, Trey Yingst di X mengatakan Trump menyerukan agar Iran menyerah dan meminta mereka segera mengibarkan bendera putih.

Trump Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS

Baca Juga: Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos

Trump, dalam pernyataan sebelumnya, mengatakan bahwa dirinya akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah AS setelah mengalahkan Iran dalam perang.

Presiden AS itu juga menegaskan bahwa blokade AS terhadap Selat Hormuz akan tetap diberlakukan, sembari menyatakan bahwa "tidak ada kapal yang bisa melintasi kecuali jika kita mengizinkannya".

Tarik Ulur Selat Hormuz

Baca Juga: Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menterioooo

Isu Selat Hormuz terus menjadi perdebatan dan perselisihan dalam konflik antara Iran dan AS, dengan upaya diplomasi membahas pembukaan kembali jalur perairan strategis itu gagal membuahkan hasil konkret.

Para pejabat Iran telah berulang kali menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali selama AS terus melakukan intervensi di kawasan, terutama memberlakukan blokade laut.

Teheran juga menuduh Washington gagal memenuhi ketentuan dalam nota kesepahaman yang telah disepakati kedua negara.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Pertamina Saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI, Naik atau Stabil?

Trump sebelumnya mengklaim bahwa AS memiliki "kendali penuh" atas Selat Hormuz dan meyakini akan dapat mempertahankan kendali tersebut.

Namun juru bicara komando terpadu militer Iran, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ibrahim Zolfaqari, langsung membantah klaim Trump tersebut.

"Tidak ada satu pun kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz tanpa izin dan pengawasan Iran," tegasnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.