Sumsel

Cari Remis di Danau Buatan, Pemuda 22 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal Tenggelam

Deny Wahyudi | 9 Juli 2026, 17:02 WIB
Cari Remis di Danau Buatan, Pemuda 22 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal Tenggelam
Cari Remis di Danau Buatan, Pemuda 22 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal Tenggelam

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas mencari remis yang awalnya berlangsung seperti biasa berubah menjadi tragedi di kawasan Danau Buatan Komplek Golf Kenten, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Seorang pemuda berusia 22 tahun dilaporkan tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama M Yoga Prasetya (22), warga Lorong Prawira, Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.10 WIB dan sempat menggegerkan warga di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban datang ke danau buatan bersama rekannya dengan tujuan mencari remis. Saat berada di lokasi, korban diduga berjalan menuju bagian tengah danau untuk mencari kerang air tawar tersebut.

Namun nahas, korban yang diduga tidak memiliki kemampuan berenang mengalami kesulitan di tengah danau. Diduga korban mengalami kram pada bagian kaki hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga: Waspada! Risiko Karhutla di Sumsel Diprediksi Meningkat Sepekan ke Depan, Personel dan Patroli Ditambah

Rekan korban yang berada di lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan, namun upaya tersebut tidak berhasil karena kondisi air yang cukup dalam.

Melihat situasi tersebut, warga sekitar segera dihubungi untuk membantu proses pencarian sekaligus melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Tak lama berselang, personel kepolisian bersama warga melakukan pencarian dan akhirnya menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan tenggelam.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan selanjutnya dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang AKP Firmansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Pihak keluarga, lanjut dia, memilih untuk tidak membawa korban ke rumah sakit dan meminta agar jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia