Pemkot Palembang Andalkan CFD dan CFN Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang optimistis laju pertumbuhan ekonomi daerah pada Triwulan II (April–Juni) 2026 akan mengalami peningkatan signifikan.
Dua program ruang publik baru, Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN), dinilai menjadi pendorong utama perputaran ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan sektor akomodasi serta makanan dan minuman masih menjadi penopang utama perekonomian Kota Palembang.
Menurutnya, aktivitas di sektor tersebut akan semakin meningkat seiring hadirnya ruang publik baru yang ramai dikunjungi masyarakat.
“Yang paling mendominasi itu dari akomodasi dan makan minum. Kemudian disusul jasa pendidikan, informasi dan komunikasi, serta sektor real estate,” ujar Isnaini, Kamis (11/6/2026).
Isnaini menyampaikan, pada Triwulan I 2026, ekonomi Kota Palembang tercatat tumbuh sebesar 5,91 persen, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang berada di angka 5,14 persen.
Baca Juga: Cuma 5 Menit Tinggal Beli Rokok, Motor Pemuda di Palembang Raib Digondol Maling
Capaian tersebut diraih bahkan sebelum program CFD dan CFN berjalan secara optimal.
Ia meyakini, kehadiran CFD di kawasan Jembatan Ampera serta CFN di sejumlah titik strategis kota akan memberikan dampak tambahan terhadap pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II.
“Kalau melihat tren Triwulan I, kita sudah tumbuh 5,91 persen. Sementara CFD dan CFN baru berjalan di Triwulan II, jadi kita optimistis angka itu bisa naik lagi,” katanya.
Menurut Isnaini, perputaran ekonomi dari sektor kuliner, jasa, dan aktivitas rekreasi masyarakat yang terpusat di area CFD dan CFN akan menjadi kontribusi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menambahkan, aktivitas masyarakat pada akhir pekan yang semakin terpusat di ruang publik juga akan membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet.
“Dengan adanya Car Free Day dan Car Free Night di Triwulan II ini, kita harapkan bisa signifikan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kota Palembang,” ujarnya.
Pemkot Palembang menilai, pengembangan ruang publik tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan lingkungan, tetapi juga menjadi strategi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








