BPBD Sumsel dan Unsri Bahas Verifikasi Peta Bencana di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Workshop Indeks Ketahanan Daerah (IKD) serta Verifikasi Peta Bencana yang digelar di Ruang Parameswara Sekretariat Daerah Kota Palembang, Selasa (26/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Sumsel, Bobi Novian, S.E., M.Si mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel, Dr. M. Iqbal Alisyahbana, S.STP., M.M sebagai narasumber.
Workshop dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Palembang, Ahmad Furqon, S.STP., M.Si. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Sriwijaya dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait kebencanaan.
Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari BPBD Provinsi Sumsel, BPBD Kota Palembang, BMKG, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta kalangan akademisi Universitas Sriwijaya.
Dalam paparannya, Bobi Novian menekankan pentingnya penguatan kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana melalui penyusunan data yang akurat dan terintegrasi.
Menurutnya, verifikasi peta bencana menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan mitigasi dan penanggulangan bencana yang lebih efektif.
Baca Juga: BGN Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Titik SPPG, Pelaku Minta Uang hingga Rp50 Juta
“Indeks Ketahanan Daerah menjadi salah satu instrumen penting untuk mengukur kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana. Karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan seluruh stakeholder sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemutakhiran data kebencanaan harus dilakukan secara berkala agar dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat, khususnya dalam upaya pengurangan risiko bencana di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Palembang Ahmad Furqon mengatakan kegiatan sosialisasi dan workshop ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman seluruh pihak terkait pentingnya pemetaan risiko bencana dan penguatan ketahanan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta juga melakukan pembahasan teknis terkait verifikasi peta bencana serta sinkronisasi data antarinstansi guna mendukung sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu dan responsif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








