Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung

AKURAT.CO SUMSEL Suasana pagi di kawasan Lingkar Danau OPI Jakabaring, Palembang, mendadak geger setelah seorang warga menemukan seorang pemuda dalam kondisi meninggal dunia tergantung di sebuah pohon, Rabu (19/8/2026).
Korban yang diperkirakan masih berusia belasan tahun itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Polisi menduga korban meninggal akibat gantung diri, namun identitas dan penyebab pasti kematiannya masih dalam penyelidikan.
Penemuan jasad tersebut bermula ketika Eva (50), warga OPI Jakabaring, sedang berolahraga pagi di sekitar Danau OPI.
Saat jogging, perhatian Eva tertuju pada sebuah sepeda motor Yamaha NMAX warna merah hitam yang terparkir di pinggir jalan tanpa pemilik.
Merasa janggal, Eva kemudian memperhatikan area sekitar. Ia sontak terkejut ketika melihat sosok pemuda tergantung di sebuah pohon tidak jauh dari sepeda motor tersebut.
"Awalnya saya sedang jogging olahraga pagi dan memang rutin lewat sini. Tiba-tiba hari ini saya melihat ada motor berwarna merah yang terparkir di pinggir jalan tanpa pemiliknya. Tak lama kemudian mata saya tertuju pada pohon besar, dan saya melihat seorang pemuda tergantung tak bernyawa," ujar Eva.
Panik melihat kondisi tersebut, Eva kemudian meminta bantuan warga sekitar dan penjaga Danau OPI sebelum melaporkan kejadian itu kepada polisi.
"Saya panik, akhirnya memberi tahu warga sekitar dan penjaga Danau OPI lalu melaporkannya ke polisi," katanya.
Eva mengatakan, korban ternyata sempat terlihat beberapa kali berada di sekitar kawasan Danau OPI dalam beberapa hari terakhir.
Namun, keberadaan pemuda tersebut tidak menimbulkan kecurigaan warga karena tidak menunjukkan perilaku yang dianggap mencurigakan.
"Sebelumnya pemuda itu memang sering mondar-mandir di seputaran Danau OPI ini, tapi kami tidak curiga," ungkap Eva.
Ia juga mengaku tidak mengenal korban.
"Kami tidak kenal, sepertinya bukan warga sini," jelasnya.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam lengan pendek dan celana pendek berwarna cokelat susu. Polisi juga menemukan kunci sepeda motor di dalam saku celana korban.
Sementara itu, sepeda motor Yamaha NMAX warna merah hitam dengan nomor polisi BG 3258 ADW ditemukan terparkir tidak jauh dari pohon tempat korban ditemukan.
Baca Juga: Perempuan 21 Tahun Tewas Diduga Jadi Korban Begal di Kertapati Palembang
Kapolsek Seberang Ulu I Kompol Heri, S.H., M.H., membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pemuda yang ditemukan tergantung di bawah pohon di sekitar Lingkar Danau OPI sekitar pukul 09.00 WIB," kata Heri.
Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar TKP.
"Untuk saat ini identitas korban masih dalam penyelidikan. Kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengungkap identitas korban," ujarnya.
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas korban serta kronologi dan penyebab kematiannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








