Sumsel

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Septiyanti Dwi Cahyani | 19 Agustus 2026, 20:15 WIB
Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG
Ilustrasi musim kemarau.

AKURAT. CO SUMSEL - Musim kemarau tahun ini disebut-sebut akan menjadi musim kemarau yang terpanjang dalam beberapa tahun terakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa musim kemarau tahun 2026 berpotensi lebih kering dan berlangsung lebih panjang akibat pengaruh fenomena iklim El Nino.

Puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada bulan Agustus hingga September 2026.

Baca Juga: Pelaku Begal Wanita Muda hingga Tewas di Palembang Ditangkap, Polisi Buru Satu Pelaku Lain

Lantas, kapan musim kemarau 2026 di Indonesia akan berakhir?

BMKG memperkirakan kemarau 2026 akan berlangsung hingga November 2026.

Kondisi normal umumnya akan berakhir sekitar Oktober.

Namun, pengaruh El Niño membuat musim panas di Indonesia pada 2026 jadi lebih panjang.

Baca Juga: Sembilan Helikopter Dikerahkan, Karhutla Sumsel Kian Meluas

BMKG memprediksi fenomena El Niño akan terus bertahan hingga awal tahun 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori moderat sebesar 98 persen dan kategori kuat sebesar 62 persen, namun demikian dampaknya untuk wilayah Indonesia ketika bertemu periode musim kemarau hingga pertengahan bulan Oktober.

Perkiraan Musim Hujan di Indonesia

Memasuki November, musim hujan diprediksi akan mulai merata di beberapa wilayah Indonesia lainnya, termasuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa.

Baca Juga: Tekan Tawuran Pelajar, Pemprov Sumsel Pertimbangkan Lanjutkan Retret Laskar Pandu Satria

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan kondisi tersebut terlihat dari peta prakiraan iklim yang menunjukkan dominasi warna cokelat hingga cokelat tua pada Agustus dan September, yang menandakan kondisi kemarau.

Sementara itu, El Nino diprediksi masih berlangsung hingga awal 2027. Ardhasena juga menegaskan fenomena El Nino tidak sama dengan musim kemarau.

Selain itu, BMKG memaparkan prakiraan sifat hujan bulanan.

Baca Juga: Sumsel Ingin Lepas dari Ketergantungan Sapi Lampung, Breeding Digenjot

Pada Agustus dan September, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi masih mengalami curah hujan di bawah normal.

Memasuki Oktober hingga November, kondisi hujan diperkirakan mulai kembali normal di banyak wilayah. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.