SPMB SMA Sumsel 2026 Dimulai, Kuota Jalur Prestasi Capai 35 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Tahun ini, jalur prestasi mendapat porsi lebih besar, sementara calon siswa juga harus bersaing melalui sejumlah tahapan seleksi yang telah dijadwalkan sejak Mei hingga Juni 2026.
Dinas Pendidikan Sumsel menetapkan penerimaan siswa dilakukan melalui empat jalur utama, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan kuota berbeda di setiap sekolah.
Pengawas SMA Provinsi Sumsel, Syamsul, mengatakan jalur prestasi menjadi salah satu fokus dalam penerimaan tahun ini karena kuotanya mencapai minimal 35 persen dari total daya tampung sekolah.
“Penerimaan murid baru SMA Negeri di Sumsel dibagi dalam beberapa jalur, yakni jalur domisili minimal 30 persen dari daya tampung sekolah, jalur afirmasi minimal 30 persen, jalur prestasi minimal 35 persen, dan jalur mutasi maksimal 5 persen,” katanya, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Dinkes Palembang Waspada Ledakan TBC, 20 Kelurahan Jadi Fokus Pengawasan
Ia menjelaskan, jalur prestasi terdiri dari beberapa kategori, mulai dari prestasi akademik, non-akademik, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), hingga seleksi melalui Tes Akademik.
Untuk prestasi akademik, non-akademik, dan TKA masing-masing minimal memiliki kuota 5 persen. Sementara jalur Prestasi Melalui Tes Akademik mendapat porsi paling besar, yakni minimal 20 persen.
Pendaftaran untuk jalur domisili, afirmasi, mutasi, serta prestasi akademik dan non-akademik dibuka pada 27–30 Mei 2026. Setelah itu, proses verifikasi berkas berlangsung hingga awal Juni dan hasil seleksi diumumkan pada 6 Juni 2026.
Peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 8–12 Juni 2026.
Sementara itu, jalur Prestasi Melalui Tes Akademik memiliki jadwal berbeda. Pendaftaran dibuka pada 15–18 Juni 2026, dilanjutkan verifikasi berkas hingga 19 Juni 2026.
Tes akademik dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni 2026, dan daftar ulang 26–30 Juni 2026.
Tak hanya SMA reguler, sejumlah SMA Negeri berasrama di Sumsel juga telah lebih dulu membuka proses penerimaan sejak awal Mei lalu.
Beberapa sekolah yang masuk kategori khusus tersebut antara lain SMA Negeri Sumatera Selatan, Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya, SMAN Plus 2 Banyuasin III, SMAN 1 Indralaya Utara, SMA Unggul Negeri 4 Lahat, hingga SMA Plus Negeri 17 Palembang.
Menurut Syamsul, sekolah-sekolah tersebut dikecualikan dari sistem penerimaan SMA Negeri reguler karena memiliki status sekolah berasrama maupun layanan khusus.
“Beberapa sekolah ada dikecualikan dari sistem penerimaan SMA Negeri reguler karena berstatus sekolah berasrama maupun layanan khusus,” ujarnya.
Selain jalur dan jadwal, calon murid baru juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif.
Di antaranya berusia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026, telah lulus SMP atau sederajat, memiliki ijazah atau surat keterangan lulus, serta melampirkan akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







