Banjir Muratara Belum Surut, Ribuan Rumah Terendam dan Lima Jembatan Putus

AKURAT.CO SUMSEL Banjir yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara sejak Kamis (7/5/2026) hingga Jumat (8/5/2026) belum menunjukkan tanda surut.
Ribuan rumah warga masih terendam, sementara tim gabungan terus melakukan evakuasi di sejumlah wilayah terdampak.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara mencatat sebanyak 2.867 rumah di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Rupit terdampak banjir akibat meluapnya sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengatakan tinggi genangan air di beberapa titik mencapai lebih dari satu meter sehingga mengganggu aktivitas warga.
“Total warga terdampak mencapai 11.468 jiwa,” ujar Mugono.
Baca Juga: Sekda Palembang Minta Dishub Siaga Penuh Saat Banjir dan Kemacetan
Di Kecamatan Karang Jaya, banjir merendam sejumlah desa seperti Lubuk Kumbung, Sukaraja, Muara Batang Empu, Rantau Telang, Tanjung Agung, Sukamenang, Muara Tiku, Terusan, Embacang, hingga Kelurahan Karang Jaya.
Sementara di Kecamatan Rupit, wilayah terdampak meliputi Desa Tanjung Beringin, Noman, Noman Baru, Batu Gajah, Batu Gajah Baru, Maur Lama, dan Maur Baru.
Selain merendam permukiman, banjir juga menyebabkan lima jembatan gantung putus. Infrastruktur yang rusak berada di Desa Tanjung Beringin, Terusan, Batu Gajah, dan Noman.
Putusnya jembatan tersebut membuat akses antar desa terganggu dan memperlambat proses evakuasi warga terdampak banjir.
“Jembatan itu sangat penting sebagai penghubung antarwilayah. Kondisi ini juga menyulitkan proses evakuasi,” kata Mugono.
Bencana banjir kali ini juga menelan korban jiwa. Seorang balita berusia tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat bermain di area banjir.
Menurut informasi BPBD, saat kejadian kedua orang tua korban sedang menyelamatkan barang-barang di rumah yang terendam air.
“Korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dibawa ke RSUD Rupit,” ujarnya.
Saat ini Pemerintah Kabupaten Muratara menetapkan status siaga banjir karena debit air di Sungai Rupit masih berpotensi meningkat apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi air terus bertambah tinggi.
“Kami meminta warga mengamankan barang-barang penting dan bersiap jika sewaktu-waktu harus mengungsi,” kata Mugono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









