Pembangunan 8 Jembatan yang Rusak Akibat Banjir di Muratara Alami Kendala

AKURAT.CO SUMSEL Rencana pembangunan kembali delapan jembatan gantung yang rusak akibat banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menghadapi kendala.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel, M Affandi menjelaskan untuk rencana pembangunan kembali delapan jembatan tersebut terdapat dua skema yang ditawarkan.
"Opsi pertama dimintakan bantuan dari pemerintah pusat untuk pengadaan pemasangan jembatan gantung," ujarnya, Selasa (16/1/2024).
Baca Juga: Pesona Desa Ekowisata Burai di Ogan Ilir Raih Pengargaan: Ini Potensi yang Dimilikinya
Affandi menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) terkait pengadaan yang direncanakan.
Namun setelah dilakukan pengecekan, terdapat permasalahan dimana bentang jembatan yang dapat disediakan hanya di kisaran 80-100 meter. Sementara bentang yang dibutuhkan untuk di Muratara lebih dari 100 meter.
"Jembatan di Müratara itu bentangnya sekitar 120-130 meter, jadi harus custom," imbuhnya
Untuk opsi kedua, lanjut Affandi, pembangunan kembali jembatan gantung rencananya akan menggunakan anggaran yang diusulkan ke pemerintah provinsi melalui dana khusus.
Dia mengakui telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Muratara terkait opsi tersebut dan telah ditindaklanjuti melalui pembuatan desain jembatan.
"Pemda Muratara sudah membuat desain, dengan bentang berkisar 150 meter Rencananya mereka akan menggeser posisi jembatan dari yang sebelumnya, jelas dia.
Akan tetapi, sama seperti kasus pertama, dimana bentang jembatan yang dibutuhkan lebih dari 100 meter menyebabkan pengerjaan pembangunan jembatan harus terhambat stok jembatan.
"Pembiayaannya nanti dari pemerintah provinsi memberikan bantuan yang sifatnya khusus ke pemkab, jadi pemkab yang melaksanakan kegiatannya. Tapi persoalannya lagi karena tidak ada stoknya, jadi harus custom dan desainnya tetap dari Pemkab Muratara," ungkapnya.
Diketahui, delapan jembatan gantung di Kabupaten Muratara yang putus akibat terjadinya luapan Sungai Rawas.
Terdiri dari Jembatan Gantung Desa Batu Gajah, Jembatan Gantung Desa Sosokan, Jembatan Gantung Desa Muara Kuis dan Jembatan Gantung Dusun Kemang.
Kemudian Jembatan Gantung Desa Muara Kuis, Jembatan Gantung Dusun Desa Muara Kuis, Jembatan Gantung Pulau Kidak, Jembatan Gantung Kelurahan Muara Kulam, dan Jembatan Gantung Desa Karang Anyar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








