Kapolda Sumsel: Jangan Ada Kampanye Terselubung Saat Masa Tenang

AKURAT.CO SUMSEL Kapolda Sumatra Selatan, Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari kampanye terselubung selama masa tenang Pilkada 2024. Hal ini, menurutnya, bertujuan untuk mencegah gesekan antar pendukung pasangan calon (paslon) yang berpotensi menyebabkan konflik sosial.
Dalam menghadapi masa tenang, Andi mengingatkan semua pihak, termasuk partai politik (parpol) dan tim pemenangan paslon, untuk lebih mengedepankan nilai-nilai demokrasi dan saling menghormati perbedaan. Menurutnya, dinamika politik yang terjadi adalah bagian alami dari proses pemilihan pemimpin.
“Proses demokrasi ini harus berjalan dengan baik, tanpa ada konflik. Mari kita jaga hubungan persaudaraan, meskipun berbeda pilihan politik,” tambahnya.
Andi juga menegaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 ini menjadi momen penting bagi Sumsel, yang akan menentukan arah kepemimpinan daerah untuk lima tahun mendatang. Harapannya, pilkada kali ini dapat menghasilkan pemimpin yang dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
""Semua berharap pilkada kali ini memilih pemimpin yang tepat untuk Sumsel, yang mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan di seluruh wilayah," ujar Andi.
Baca Juga: Tips Persiapan Berhenti Merokok: Langkah Awal Menuju Hidup Sehat Tanpa Tembakau Dijamin Plong
Selain itu, Kapolda Sumsel mengingatkan bahwa pengamanan pilkada harus dilaksanakan secara menyeluruh, baik selama masa kampanye, masa tenang, hingga proses penghitungan suara dan potensi sanggahan atas hasil pemilihan. Untuk itu, semua pihak diminta untuk menyelesaikan persoalan-persoalan hukum terkait pilkada melalui jalur yang sah, seperti Mahkamah Konstitusi (MK), bukan dengan tindakan anarkis.
Kapolda juga meminta masyarakat dan tim pemenangan untuk melaporkan setiap pelanggaran pilkada yang terjadi, namun dengan bukti yang jelas, agar tidak menambah ketegangan. “Laporan yang tidak didukung bukti hanya akan memperburuk situasi,” katanya.
Tahapan pengamanan Pilkada Serentak di Sumsel dimulai pada 24 November dan berlangsung hingga 1 Desember 2024. Andi menekankan pentingnya pengamanan yang ketat agar proses pilkada berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









