Didanai Harta Rampasan Perang, Inilah Sejarah Jembatan Ampera yang Jadi Cagar Budaya Baru Palembang

AKURAT. CO SUMSEL - Jembatan Ampera resmi ditetapkan jadi cagar budaya baru Palembang oleh Pemerintah setempat pada Kamis (20/2).
Salah satu lambang Palembang ini terletak di tengah kota, menjadi penghubung antara Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi.
Menilik dari sisi sejarah, Jembatan Ampera dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, tepatnya pada tahun 1662 atas permintaan masyarakat.
Baca Juga: Oppo Find N5 Resmi Dirilis, Ponsel Lipat Tertipis dengan Teknologi Canggih
Karena sebelum jembatan ini dibangun, masyarakat menggunakan perahu kecil untuk menuju Seberang Ulu maupun sebaliknya.
Hal ini dirasa kurang efektif karena membutuhkan waktu yang lama.
Akhirnya, melalui Dewan Kota Palembang, masyarakat menyampaikan keinginannya agar dibangunkan jembatan penghubung antara Ulu dan Ilir.
Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS Naik Lagi, Simak Daftar Terbarunya di Pegadaian
Awalnya, Jembatan Ampera diberi nama Jembatan Soekarno.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa terima kasih masyarakat kepada Presiden Soekarno saat itu.
Namun, karena Bung Karno menolak namanya pun diganti menjadi Jembatan Ampera (Amanah Perintah Rakyat) satu tahun kemudian.
Baca Juga: 6 Film Bioskop PTC Mall Palembang ini Siap Menghiburmu di Akhir Pekan
Satu lagi yang menarik dari Jembatan Ampera adalah, ternyatan biaya pembangunan ini didapat dari hasil rampasan perang dengan Jepang.
Hal serupa juga terjadi pada proses pembangunan Tugu Monas di Jakarta.
Baca Juga: 6 Cagar Budaya Baru Palembang, 4 Diantaranya Bisa Jadi Destinasi Wisata Akhir Pekan
Untuk diketahui, Jembatan yang baru saja diresmikan jadi cagar budaya baru Palembang ini memiliki struktur bangunan sebagai berikut:
- Panjang Jembatan Ampera mencapai 1,117 meter, lebar 22 meter
- Tinggi jembatan 11,5 meter di atas permukaan air, sementara tinggi menara mencapai 63 meter dari tanah.
- Jarak antar menara sekitar 75 meter dengan berat jembatan berkisar 944 ton.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








