Masjid Lawang Kidul, Saksi Sejarah Perlawanan Rakyat Palembang Terhadap Kolonial Belanda

AKURAT. CO SUMSEL - Masjid Lawang Kidul merupakan salah satu masjid tertua di Kota Palembang.
Masjid ini baru saja diresmikan menjadi cagar budaya baru Kota Palembang, tak lama setelah Walikota Ratu Dewa dilantik Presiden Prabowo di Jakarta.
Menilik dari sisi sejarah, Masjid Lawang Kidul bukan hanya menjadi pusat penyebaran agama Islam pada masa Kesultanan.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Palembang Gelar Rapat Persiapan Acara Social Recovery Masak Rendang 1000 Kilogram
Lebih dari itu, Masjid yang sudah berusia 140 tahun ini juga menjadi saksi perlawanan masyarakat Palembang terhadap penjajahan kolonial Belanda.
Sejarawan dari Universitas Sriwijaya (Unsri) mengungkapkan jika Masjid Lawang Kidul pernah dijadikan markas perjuangan melawan kolonial.
Hal ini berlangsung pada saat Perang Lima Hari Lima Malam di Palembang pada 1-5 Januari 1947.
Baca Juga: Masak Rendang 1000 Kilogram, Aksi Solidaritas Influencer Lokal Pulihkan Citra Baik Warga Palembang
"Pejuang kita seperti TKR (Tentara Keamanan Rakyat) bermarkas di sana. Karena itu Masjid Lawang Kidul memiliki nilai historis yang tinggi, baik dakwah maupun perjuangan melawan penjajah," terangnya.
Berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Lawang Kidul, Ilir Timur II, Masjid Lawang Kidul dirikan oleh ulama besar Palembang bernama Ki Marogan pada 1881.
Baca Juga: Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain Jaga Asa Lolos Piala Dunia 2026
Masjid ini didirikan atas dasar keprihatinan Ki Marogan terhadap minimnya masjid di Palembang saat itu sementara jumlah umat muslimnya sangat banyak.
Pada masanya, Masjid Lawang Kidul memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat.
Mulai dari pusat perdagangan, dakwah, musyawarah hingga menjadi markas pejuang Palembang melawan kolonial Belanda seperti yang disebutkan di atas.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 26 Maret 2025, 3 Wilayah Sumsel Diprediksi Cerah Berawan
Bahkan, disebutkan jika sebelum ada pendidikan formal di Palembang, Masjid Lawang Kidul sudah menjadi salah satu pusat pendidikan terbesar di Bumi Sriwijaya.
Adapaun hal masih berlangsung hingga saat ini.
Beragam kegiatan keagamaan rutin digelar baik harian maupun mingguan di Masjid Lawang Kidul. Seperti kajian, ibadah, tabligh akbar dan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









