Trump Ancam Iran dengan Ribuan Rudal Jika Ada Upaya Pembunuhan terhadap Dirinya

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Iran di tengah kembali meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Trump menyatakan Amerika Serikat siap memberikan respons militer besar-besaran jika terjadi upaya pembunuhan terhadap dirinya.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada Jumat (10/7/2026) waktu setempat. Dalam unggahannya, ia mengklaim telah menginstruksikan militer AS untuk bersiaga menghadapi segala kemungkinan ancaman.
Trump menyebut ribuan rudal telah disiapkan dan diarahkan ke Iran sebagai langkah antisipasi apabila Teheran melakukan atau mencoba melakukan serangan terhadap Presiden Amerika Serikat.
Ia juga menegaskan pasukan AS berada dalam kondisi siap tempur dan memiliki kemampuan menjalankan operasi militer dalam jangka waktu yang panjang jika situasi mengharuskannya.
Pernyataan tersebut muncul setelah beredar laporan media Amerika Serikat yang menyebut intelijen Israel telah membagikan informasi kepada Washington mengenai dugaan ancaman baru dari Iran terhadap Trump.
Baca Juga: Catat! Rute Lengkap Sumsel Bhayangkara Run 2026 di Jakabaring Palembang
Laporan itu menyebut terdapat indikasi mengenai skenario yang diduga disusun oleh Iran terkait kemungkinan upaya pembunuhan terhadap Presiden AS.
Namun, hingga kini belum ada bukti atau rincian resmi yang dipublikasikan terkait informasi tersebut.
Pemerintah Iran juga belum memberikan tanggapan atas pernyataan Trump maupun laporan intelijen yang beredar.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah gencatan senjata yang sempat tercapai pada Juni 2026 dilaporkan berakhir menyusul aksi saling serang di kawasan Teluk.
Meski demikian, Amerika Serikat disebut masih membuka peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi guna meredakan konflik yang kembali memanas.
Situasi di kawasan Timur Tengah, khususnya Selat Hormuz, menjadi sorotan dunia dalam beberapa hari terakhir.
Jalur pelayaran strategis tersebut kembali memanas setelah terjadinya aksi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan dan kelancaran distribusi energi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








