BMKG Sumsel Siaga! Air Pasang Bisa Capai 3,7 Meter, Warga Tepian Sungai Diminta Waspada

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan.
Warga yang bermukim di tepian sungai hingga wilayah hilir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, termasuk banjir air pasang yang diprediksi mencapai ketinggian 3,7 meter.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan peningkatan curah hujan di wilayah Sumsel dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby serta pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir atau genangan, tanah longsor, dan banjir bandang,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: Bukan Fast X Part 2, Ini Judul Resmi dan Bocoran Cerita Film Terakhir Fast & Furious
BMKG memprediksi periode 14 hingga 17 Februari menjadi fase yang perlu diantisipasi serius, terutama bagi warga di kawasan pesisir dan muara sungai. Pada rentang waktu tersebut, pasang air laut diperkirakan mencapai 3,4 hingga 3,7 meter.
Kondisi ini berpotensi memperparah luapan sungai, khususnya di wilayah hilir yang terhubung langsung dengan muara. Kombinasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan pasang maksimum dapat meningkatkan risiko genangan di permukiman warga.
“Warga yang tinggal di tepian sungai agar waspada terhadap potensi meluapnya debit air, terutama saat bersamaan dengan puncak pasang,” kata Sinta.
Selain banjir akibat luapan sungai dan pasang laut, daerah perbukitan dan wilayah dengan kontur tanah labil di Sumsel juga diminta siaga terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang.
Curah hujan yang meningkat dalam beberapa hari berturut-turut dapat menyebabkan tanah jenuh air dan kehilangan daya ikat, sehingga rawan longsor. Sementara itu, aliran permukaan yang tinggi di daerah hulu berisiko memicu banjir bandang secara tiba-tiba.
BMKG mengingatkan pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat untuk memantau informasi cuaca terbaru secara berkala serta memastikan saluran drainase dan aliran sungai tidak tersumbat.
“Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak. Pantau informasi resmi BMKG dan segera lakukan langkah antisipasi di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Dengan potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut, masyarakat Sumsel diharapkan tidak lengah dan segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda peningkatan debit air atau pergerakan tanah di sekitar permukiman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









