KPU Terus Pantau Daerah Rawan Konflik di Pilkada Serentak

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terus memperkuat upaya pengecekan di daerah-daerah yang dianggap rawan konflik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Hal ini merujuk pada laporan yang dirilis oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada 28 Agustus lalu mengenai indeks kerawanan pemilu.
Komisioner KPU RI, August Mellaz, menjelaskan bahwa indeks kerawanan yang dipublikasikan oleh Bawaslu merupakan peta yang dihasilkan melalui analisis mereka sendiri. Menurutnya, KPU akan melakukan verifikasi dan pengecekan di wilayah-wilayah yang dinilai memiliki potensi konflik.
“Kami pasti akan memeriksa daerah-daerah kami karena dinamika dalam penyelenggaraan pemilu, terutama di tingkat pilkada, dapat bervariasi,” ujar August Mellaz, Sabtu (12/10/2024).
Ia menambahkan bahwa daerah rawan tidak hanya terbatas pada yang sudah diidentifikasi, seperti Papua, tetapi juga dapat ditemukan di provinsi lain.
Baca Juga: Bawaslu Sumsel Belum Temukan Pelanggaran Kampanye di Pilkada Serentak 2024
"Provinsi lain juga memiliki tingkat persaingan yang dapat mempengaruhi kondisi di lapangan," imbuhnya.
Bawaslu sebelumnya telah mengidentifikasi lima provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi dalam Pilkada 2024, yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tengah (Sulteng).
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menyatakan bahwa provinsi-provinsi ini menghadapi tantangan signifikan pada berbagai tahap pemilu, mulai dari pencalonan hingga kampanye dan penghitungan suara.
“Ada lima provinsi dengan kerawanan tertinggi pada tahapan pencalonan, kampanye, dan penghitungan suara,” kata Rahmat Bagja beberapa waktu lalu. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







