Jadwal Lengkap Debat Pilwako Palembang, Akan Disiarkan di Televisi dan Youtube

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang telah menjadwalkan tiga kali debat bagi pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang dalam rangkaian Pilkada 2024.
Debat ini akan diadakan sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara, sebagai bagian dari kampanye politik.
Komisioner KPU Palembang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Sri Mariyati mengatakan debat pertama yang awalnya dijadwalkan pada 20 Oktober 2024, telah diundur menjadi 22 Oktober karena adanya kendala lokasi.
“Debat pertama rencananya akan digelar 22 Oktober. Awalnya dijadwalkan pada 20 Oktober, tapi karena keterbatasan tempat, jadwalnya diundur," kata Sri, Kamis (10/10/2024).
Debat ini, kata Sri, merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk mengenal visi dan misi para calon, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan dalam memilih pemimpin Kota Palembang untuk lima tahun mendatang. Hingga saat ini, lokasi debat masih dalam tahap pembahasan dengan dua opsi, yaitu Hotel Santika atau Sultan.
Baca Juga: Vonis Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Palembang: 3 Terdakwa Dihukum 1 Tahun, 1 Terdakwa 10 Tahun
"Kami masih membahas lokasi debat. Ada kemungkinan dilaksanakan di Hotel Santika atau Sultan," tambahnya.
Saat ini, KPU Palembang juga tengah membentuk tim perumus yang bertugas menentukan panelis untuk debat tersebut. Panelis yang akan dihadirkan berasal dari kalangan akademisi dan profesional yang sesuai dengan tema debat.
"Panelis diambil dari para akademisi dan profesional yang berpengalaman, termasuk mereka yang berasal dari bidang hukum, budaya, atau perwakilan media. Tim perumus yang akan menentukan panelis dan tema debat, yang saat ini masih dalam pembahasan," jelasnya.
Selain debat pertama, KPU Palembang juga sudah merencanakan debat kedua dan ketiga yang dijadwalkan pada 6 November dan 20 November 2024. Namun, menurut Sri, jadwal debat kedua dan ketiga ini bisa saja berubah jika ada penyesuaian lebih lanjut.
“Kami juga berencana untuk menyiarkan debat ini secara langsung di media sosial dan televisi, sehingga masyarakat dapat melihat dan memahami visi serta misi para calon dengan lebih baik,” pungkasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









