AS dan Irang Saling Klaim Kuasai Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak Lagi

AKURAT. CO SUMSEL - Harga minyak mentah Brent dunia kembali mengalami lonjakan.
Pada Selasa (11/8/2026) Reuters melaporkan harga minyak Brent berjangka naik US$ 1,19 atau 1,4% menjadi US$ 88,91 per barel.
Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 1,07 atau 1,3% menjadi US$ 83,20 per barel.
Baca Juga: Jadwal Libur dan Cuti Bersama Agustus 2026, Ada Long Weekend 3 Hari Beruntun Akhir Pekan Ini
Kedua harga acuan tersebut mencatat level penutupan tertinggi sejak 31 Juli 2026.
Kenaikan ini sekaligus melanjutkan penguatan sekitar 5% pada perdagangan Senin, ketika pasar mulai kehilangan optimisme terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan damai AS-Iran.
Kedua Negara Saling Klaim Kuasai Selat Hormuz
Baca Juga: Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 12 Agustus 2026
Ketegangan terbaru menunjukkan kedua negara baik Amerika Serikat dan juga Iran sama-sama saling mengaku telah menguasai Selat Hormuz Sepenuhnya.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang baru ditunjuk, Mohsen Rezaei, mengatakan Selat Hormuz akan tetap ditutup selama AS belum mengubah sikapnya dan menerima persyaratan Iran untuk mengakhiri perang.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal paling kuat sejauh ini bahwa pembicaraan mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz tidak serta-merta akan memulihkan lalu lintas kapal apabila AS tidak memenuhi komitmen dalam nota kesepahaman yang dicapai Washington dan Teheran pada Juni.
Baca Juga: Cara Daftar KIP Kuliah Tanpa Kartu Lengkap dengan Persyaratannya
Gangguan lalu lintas di jalur strategis tersebut juga semakin nyata.
Data pelayaran menunjukkan hanya enam kapal yang melintas Selat Hormuz pada Senin, turun dari rata-rata sekitar 11 kapal dalam 10 hari terakhir.
Sebelum perang pecah pada 28 Februari, sekitar 125 hingga 140 kapal melintas di selat tersebut setiap hari.
Baca Juga: Hotspot Sumsel Tembus 7.050 Titik, 11 Ribu Personel Disiapkan Hadapi Puncak Kemarau
Jalur ini juga sebelumnya menjadi rute sekitar 20% pasokan minyak global.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mengaku telah menguasai "100%" jalur Selat Hormuz.
Menurutnya, Angkatan Laut AS kini memiliki kendali penuh atas jalur pelayaran minyak dunia tersebut.
Baca Juga: Pajak Palembang Baru Tembus 43 Persen, Pemkot Masih Kejar Rp1,1 Triliun hingga Akhir Tahun
Trump pun menggambarkan posisi AS sebagai "tembok baja", semua ranjau yang dipasang Iran secara sporadis sudah dihilangkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








