Spesifikasi Rudal Sejjil Milik Iran, Senjata Paling Garang yang Hancurkan Israel dalam Serangan Terbaru

AKURAT. CO SUMSEL - Iran kian memanas dan kembali meluluhlantakkan negara zionis.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk pertama kalinya dalam Operasi True Promise 4 meluncurkan rudal Sejjil dalam melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Dalam laporan media Tasnim, disebutkan bahwa rudal garang itu dikerahkan dalam serangan balasan Iran ke Israel pada Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Modus Beli Rokok, Jambret Gasak Kalung Emas Rp30 Juta Milik Penjaga Warung di Jakabaring
Sejjil ditembakkan ke pusat-pusat manajemen dan pengambilan keputusan terkait operasi udara Negeri Zionis.
Iran meluncurkan beberapa jenis rudal sekaligus dalam serangan balasannya kali ini.
Yakni rudal garang Sejjil, rudal superberay Khorramshahr yang memiliko daya hulu ledak seberat dua ton, serta rudaal Khaybar-shekan (Khaybar-buster), Qadr, dan Emad.
Baca Juga: Bocah 8 Tahun di Palembang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Masjid, Tubuh Tertancap Pagar
Sementara itu, pihak IRGC, pihaknya berhasil menggempur infrastruktur militer utama Israel dalam gelombang serangan ini.
IRGC juga mengaku sukses mengebom tempat kumpul pasukan militer Israel.
Spesifikasi Rudal Sejjil
Baca Juga: Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 Series di Indonesia, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Ini merupakan kali kedua Iran mengerahkan rudal Sejjil dalam pertempuran.
Rudal yang disimpan bertahun-tahun itu pertama kali dipakai tempur dalam perang Israel vs Iran pada Juni 2025.
Sejjil sendiri merupakan rudal balistik berbahan bakar padat, yang dikembangkan untuk menggantikan rudal berbahan bakar cair seperti Shahab.
Baca Juga: Pekan Terakhir Ramadan Disambut dengan Kenaikan Harga Emas Perhiasan Palembang
Rudal Sejjil memiliki sejumlah keunggulan yakni waktu persiapan peluncuran yang lebih cepat dan mobilitasnya tinggi sehingga sulit dideteksi dan dihancurkan sebelum diluncurkan.
Sejjil juga dianggap sebagai salah satu rudal paling canggih dalam arsenal Iran.
Rudal ini mampu membawa hulu ledak konvensional atau nuklir seberat 700kg, sehingga menjadikannya ancaman strategis di kawasan Timur Tengah dan Eropa Tenggara.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Harga Daging Ayam dan Sapi di Palembang Diprediksi Naik
Sejjil dipercaya memiliki daya jelajah sekitar 2.000-2.500 kilometer, angka yang cukup untuk menyerang Israel, Arab Saudi, dan pangkalan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Sementara itu, kecepatannya mencapai Mach 12-14 saat memasuki atmosfer dan Mach 5 saat mengenai target. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









