Sumsel

Satu Begal Sadis di Palembang Diringkus Polisi, Modus Minta Antar ke Suatu Tempat

Deny Wahyudi | 23 Juni 2026, 17:44 WIB
Satu Begal Sadis di Palembang Diringkus Polisi, Modus Minta Antar ke Suatu Tempat
Satu Begal Sadis di Palembang Diringkus Polisi, Modus Minta Antar ke Suatu Tempat

AKURAT.CO SUMSEL Aksi begal dengan modus meminta tumpangan kembali terjadi di Palembang. Seorang remaja berusia 17 tahun menjadi korban perampasan sepeda motor setelah ditusuk berkali-kali oleh pelaku yang sebelumnya berpura-pura meminta diantar ke suatu lokasi.

Satu dari dua pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut berhasil ditangkap anggota Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang. Pelaku diketahui bernama M Alfarizi alias Fariz (18), warga Kecamatan Jakabaring.

Kapolsek SU I Palembang, Kompol Heri, mengatakan pelaku ditangkap di kediamannya pada Selasa (23/6/2026) dini hari. Sementara seorang pelaku lainnya berinisial AN masih dalam pengejaran polisi.

"Pelaku yang diamankan berperan dalam aksi pembegalan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk. Satu pelaku lainnya masih berstatus DPO dan terus kami buru," ujar Heri saat konferensi pers, Selasa sore.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Bungaran V, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Mengguncang Perhotelan Sumsel, Pelaku Usaha Cari Nafas Baru

Saat itu korban, Aditya Saputra (17), sedang mengendarai sepeda motor seorang diri. Di tengah perjalanan, korban dihampiri dua pelaku yang meminta bantuan untuk diantar menuju kawasan Tugu KB, Kelurahan 7 Ulu.

Tanpa menaruh curiga, korban menyanggupi permintaan tersebut. Namun di tengah perjalanan, pelaku mengarahkan korban menuju lokasi yang lebih sepi di Jalan Bungaran V.

Setibanya di lokasi, pelaku AN tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menyerang korban. Remaja tersebut mengalami beberapa luka tusuk akibat serangan pelaku.

Di saat bersamaan, Fariz mendorong korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Setelah korban tidak berdaya, para pelaku langsung menguasai kendaraan dan melarikan diri.

"Korban mengalami sejumlah luka tusuk akibat serangan senjata tajam. Setelah korban jatuh, para pelaku membawa kabur sepeda motor miliknya," jelas Heri.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan Fariz dan menangkapnya tanpa perlawanan. Selain pelaku, petugas turut mengamankan sepeda motor milik korban yang sebelumnya sempat dibawa kabur serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.

Saat ini penyidik masih memburu AN yang diduga sebagai pelaku utama penusukan.

Atas perbuatannya, Fariz dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia