Sumsel
HL Sumsel

Gara-gara Saling Tatap Mata, Pria di Palembang Dikeroyok Rombongan Pemotor hingga Babak Belur

Deny Wahyudi | 29 Mei 2026, 17:15 WIB
Gara-gara Saling Tatap Mata, Pria di Palembang Dikeroyok Rombongan Pemotor hingga Babak Belur
Gara-gara Saling Tatap Mata, Pria di Palembang Dikeroyok Rombongan Pemotor hingga Babak Belur

AKURAT.CO SUMSEL Hanya karena saling tatap mata di jalan, seorang pria berinisial AH (30) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara motor di kawasan Sukarami, Palembang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Tembusan Halaman Masjid Miftahul Jannatusarima Wakamisah, RT 072/RW 009, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka memar di bagian leher, siku tangan kiri dan kanan, telinga kanan, kepala bagian belakang, serta luka lecet di kaki kiri.

Tak terima menjadi korban pengeroyokan, AH akhirnya melaporkan kejadian itu ke SPKT Polrestabes Palembang pada Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Terekam CCTV Saat Bobol Kontrakan, Pemuda di Palembang Ditangkap Warga saat Pesta Sabu

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama seorang saksi baru selesai membuang sampah dan hendak kembali menuju masjid.

Di tengah perjalanan, rombongan korban berpapasan dengan sekelompok pengendara motor yang dipimpin terlapor berinisial M. Saat itu kedua kelompok disebut sempat saling menatap.

Situasi kemudian memanas setelah rombongan terlapor berteriak menantang korban dengan ucapan “Wuy ngapo”. Korban yang merasa tersinggung spontan membalas ucapan tersebut.

Tak lama kemudian, rombongan terlapor turun dari sepeda motor dan mencoba menyerang korban. Menyadari situasi mulai tidak kondusif, korban bersama saksi memilih mundur dan masuk ke area masjid.

Namun persoalan tidak berhenti di situ. Saat berada di depan masjid, rombongan terlapor kembali mendatangi korban hingga terjadi adu mulut.

Cekcok yang semula hanya saling tantang akhirnya berubah menjadi aksi kekerasan. Terlapor disebut lebih dulu melayangkan pukulan ke arah korban.

Korban sempat membalas satu kali pukulan untuk melindungi diri. Namun situasi semakin tidak terkendali setelah beberapa rekan terlapor ikut turun tangan.

“Korban kemudian dikeroyok bersama-sama oleh rombongan pelaku,” ujar sumber di lapangan.

Beruntung warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melerai sehingga pengeroyokan tidak berlanjut lebih parah.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta III Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan.

“Laporan korban sudah diterima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia