Berusaha Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Curanmor Ditembak di Kedua Kakinya

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pelaku curanmor yang kerap beraksi di sejumlah wilayah kota akhirnya ditangkap setelah sempat mencoba kabur dan melawan petugas.
Pelaku diketahui bernama Arief Akbar (22), warga Jalan Anggrek, Kelurahan Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Tersangka diringkus Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang usai melakukan penyelidikan atas laporan pencurian sepeda motor milik korban bernama Auzan Abdu (24).
Kasus pencurian tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 02.20 WIB di depan rumah korban di kawasan Jalan Ratna, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.
Baca Juga: Lapor Polisi, Mahasiswi di Palembang Dipukul dan Dicekik Mantan Karena Tolak Balikan
Saat kejadian, motor Honda milik korban dengan nomor polisi BG 6126 ADN warna hitam tahun 2021 terparkir di depan rumah dalam kondisi terkunci stang.
Polisi menyebut pelaku yang sedang berkeliling mencari target langsung mendekati motor korban dan membobol kunci menggunakan kunci T.
“Setelah berhasil mengambil motor, pelaku langsung kabur membawa kendaraan korban,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Pramana, Senin (18/5/2026) malam.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp19 juta dan langsung melapor ke polisi.
Berbekal laporan tersebut, tim Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku di wilayah Palembang.
Namun saat hendak diamankan, tersangka disebut berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur.
“Pelaku berusaha kabur dan melawan saat ditangkap, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dengan menembak kedua kakinya,” jelas Musa.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor PCX warna biru tanpa pelat nomor tahun 2024, pakaian yang digunakan saat beraksi, sandal jepit hitam, serta topi biru.
Kini tersangka harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatannya dalam aksi curanmor lainnya di Palembang.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 447 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








