Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Triwulan II 2026 Tembus 5,20 Persen, Konsumsi Pemerintah Masih Dominan

AKURAT.CO SUMSEL Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada triwulan II tahun 2026 tercatat tumbuh sebesar 5,20 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y).
Angka ini sedikit melambat dibandingkan triwulan I yang mencapai 5,34 persen, namun tetap menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang relatif stabil.
Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 menurut pengeluaran, pertumbuhan ekonomi Sumsel masih ditopang oleh beberapa komponen utama, terutama konsumsi pemerintah dan investasi.
Pengeluaran konsumsi pemerintah menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 13,20 persen pada triwulan II 2026. Meski sedikit turun dibanding triwulan I yang mencapai 13,38 persen, angka ini menunjukkan peran belanja pemerintah yang masih kuat dalam mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Sementara itu, konsumsi rumah tangga—yang merupakan kontributor terbesar dalam struktur PDRB—tumbuh 4,82 persen pada triwulan II 2026.
Angka ini mengalami sedikit perlambatan dibanding triwulan I yang tumbuh 4,97 persen. Meski demikian, konsumsi masyarakat tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Sumsel.
Di sisi lain, konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) mengalami peningkatan cukup signifikan, dari 3,12 persen pada triwulan I menjadi 4,76 persen pada triwulan II 2026. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas sosial dan kelembagaan di tengah masyarakat.
Komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi juga menunjukkan tren positif. Pada triwulan II 2026, PMTB tumbuh 5,97 persen, meningkat dari triwulan I yang sebesar 4,33 persen.
Kenaikan ini mencerminkan adanya peningkatan aktivitas pembangunan dan investasi di Sumsel.
Sementara itu, komponen perubahan inventori serta net ekspor barang dan jasa belum tercatat dalam rilis data triwulan I dan II 2026.
Secara keseluruhan, capaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan pada semester pertama 2026 menunjukkan kondisi yang cukup solid, meskipun terdapat sedikit perlambatan.
Ke depan, penguatan konsumsi rumah tangga dan peningkatan investasi diharapkan dapat terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus mengoptimalkan belanja serta mendorong sektor-sektor produktif agar pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap terjaga hingga akhir tahun 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








