Sumsel
HL Sumsel

Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumsel, Nilainya Capai 610 Juta Dolar AS di Awal 2026

Kurnia | 13 Juni 2026, 22:00 WIB
Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumsel, Nilainya Capai 610 Juta Dolar AS di Awal 2026
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas perdagangan luar negeri Sumatera Selatan (Sumsel) masih didominasi pasar Asia.

Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor komoditas Sumsel sepanjang Januari hingga April 2026 dengan nilai mencapai ratusan juta dolar Amerika Serikat.

Berdasarkan data ekspor menurut negara tujuan, pengiriman komoditas Sumsel ke Tiongkok tercatat sebesar US$610,68 juta atau sekitar 35,98 persen dari total ekspor periode tersebut.

Setelah Tiongkok, negara tujuan ekspor terbesar berikutnya adalah India dengan nilai US$172,44 juta atau 10,16 persen, kemudian Malaysia sebesar US$134,01 juta atau 7,89 persen.

Jika dilihat berdasarkan kawasan, negara-negara di Asia masih menjadi pasar terbesar bagi produk Sumsel.

Baca Juga: Yuniarti Sempat Diancam Akan Ditembak Saat Begal Beraksi di Basuki Rahmat Palembang

Ekspor ke kawasan ASEAN tercatat mencapai US$473,16 juta atau 27,87 persen, sementara ekspor ke Uni Eropa berada di angka US$64,26 juta atau 3,79 persen.

Dominasi negara Asia menunjukkan komoditas asal Sumatera Selatan masih memiliki ketergantungan kuat terhadap pasar regional, terutama untuk kebutuhan industri dan bahan baku.

Meski demikian, nilai ekspor Sumsel pada Januari-April 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan terbesar terjadi pada ekspor ke Tiongkok yang berkurang sekitar US$240,23 juta atau 28,23 persen.

Selain itu, ekspor ke Vietnam juga turun US$86,38 juta atau 46,06 persen, sedangkan India mengalami penurunan sebesar US$46,94 juta atau 21,40 persen.

Di tengah pelemahan sejumlah pasar utama, beberapa negara justru mencatatkan peningkatan permintaan terhadap komoditas Sumsel.

Ekspor ke Jepang mengalami kenaikan sebesar US$25,64 juta atau 38,95 persen. Sementara Malaysia juga menunjukkan pertumbuhan dengan tambahan nilai ekspor sekitar US$14,39 juta.

Secara keseluruhan, nilai ekspor ke 12 negara tujuan utama mengalami penurunan hingga 22,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi perekonomian Sumsel agar mampu memperluas pasar ekspor dan mengurangi ketergantungan terhadap beberapa negara tujuan utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia