Tiongkok Jadi Tujuan Utama Ekspor Sumsel, Nilainya Capai 610 Juta Dolar AS di Awal 2026

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas perdagangan luar negeri Sumatera Selatan (Sumsel) masih didominasi pasar Asia.
Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor komoditas Sumsel sepanjang Januari hingga April 2026 dengan nilai mencapai ratusan juta dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan data ekspor menurut negara tujuan, pengiriman komoditas Sumsel ke Tiongkok tercatat sebesar US$610,68 juta atau sekitar 35,98 persen dari total ekspor periode tersebut.
Setelah Tiongkok, negara tujuan ekspor terbesar berikutnya adalah India dengan nilai US$172,44 juta atau 10,16 persen, kemudian Malaysia sebesar US$134,01 juta atau 7,89 persen.
Jika dilihat berdasarkan kawasan, negara-negara di Asia masih menjadi pasar terbesar bagi produk Sumsel.
Baca Juga: Yuniarti Sempat Diancam Akan Ditembak Saat Begal Beraksi di Basuki Rahmat Palembang
Ekspor ke kawasan ASEAN tercatat mencapai US$473,16 juta atau 27,87 persen, sementara ekspor ke Uni Eropa berada di angka US$64,26 juta atau 3,79 persen.
Dominasi negara Asia menunjukkan komoditas asal Sumatera Selatan masih memiliki ketergantungan kuat terhadap pasar regional, terutama untuk kebutuhan industri dan bahan baku.
Meski demikian, nilai ekspor Sumsel pada Januari-April 2026 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan terbesar terjadi pada ekspor ke Tiongkok yang berkurang sekitar US$240,23 juta atau 28,23 persen.
Selain itu, ekspor ke Vietnam juga turun US$86,38 juta atau 46,06 persen, sedangkan India mengalami penurunan sebesar US$46,94 juta atau 21,40 persen.
Di tengah pelemahan sejumlah pasar utama, beberapa negara justru mencatatkan peningkatan permintaan terhadap komoditas Sumsel.
Ekspor ke Jepang mengalami kenaikan sebesar US$25,64 juta atau 38,95 persen. Sementara Malaysia juga menunjukkan pertumbuhan dengan tambahan nilai ekspor sekitar US$14,39 juta.
Secara keseluruhan, nilai ekspor ke 12 negara tujuan utama mengalami penurunan hingga 22,76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi perekonomian Sumsel agar mampu memperluas pasar ekspor dan mengurangi ketergantungan terhadap beberapa negara tujuan utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem







