Investor Pemula Wajib Tahu, Ini Perbedaan Emas Batangan dan Perhiasan

AKURAT.CO SUMSEL Minat masyarakat terhadap investasi emas terus meningkat seiring tingginya kebutuhan akan instrumen yang dinilai aman di tengah ketidakpastian ekonomi.
Namun, sebelum membeli logam mulia, banyak calon investor dihadapkan pada pilihan antara emas batangan dan emas perhiasan.
Meski sama-sama berbahan dasar emas, kedua jenis aset tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dari sisi nilai investasi dan potensi keuntungan jangka panjang.
Emas batangan dinilai lebih unggul sebagai instrumen investasi karena memiliki tingkat kemurnian yang tinggi, umumnya mencapai 99,99 persen atau setara 24 karat.
Baca Juga: Pertamina Ungkap Alasan Pertamax dan Pertamax Green Naik
Tingkat kemurnian tersebut membuat nilainya lebih dekat dengan harga pasar emas global.
Selain itu, emas batangan tidak dibebani biaya desain maupun ongkos pembuatan sebagaimana perhiasan.
Kondisi ini membuat selisih antara harga beli dan harga jual kembali relatif lebih kecil sehingga berpotensi memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi investor.
Di sisi lain, emas perhiasan tetap memiliki daya tarik tersendiri karena dapat digunakan sebagai aksesori sekaligus aset yang dapat dicairkan saat dibutuhkan.
Produk seperti cincin, gelang, maupun kalung masih menjadi pilihan banyak masyarakat karena menawarkan fungsi ganda.
Namun, dari sisi investasi, emas perhiasan memiliki sejumlah keterbatasan.
Kadar emasnya umumnya lebih rendah karena dicampur dengan logam lain untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan. Selain itu, harga pembelian juga mencakup biaya pembuatan yang cukup besar.
Saat dijual kembali, biaya pembuatan tersebut biasanya tidak diperhitungkan sehingga nilai jual perhiasan cenderung lebih rendah dibandingkan harga belinya.
Karena itu, bagi masyarakat yang berorientasi pada pertumbuhan nilai aset dan keuntungan jangka panjang, emas batangan masih dianggap sebagai pilihan yang lebih menguntungkan. S
ementara emas perhiasan lebih cocok bagi mereka yang menginginkan manfaat estetika sekaligus memiliki cadangan aset yang mudah dicairkan.
Dengan memahami perbedaan keduanya, masyarakat dapat menentukan jenis emas yang paling sesuai dengan tujuan keuangan dan kebutuhan investasi masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









