Sumsel

Durian Jadi Komoditas Buah Terbesar di Sumsel, Produksi Tembus 487 Ribu Kuintal

Kurnia | 23 Juni 2026, 21:00 WIB
Durian Jadi Komoditas Buah Terbesar di Sumsel, Produksi Tembus 487 Ribu Kuintal
Durian

AKURAT.CO SUMSEL Durian kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu komoditas buah unggulan dengan produksi terbesar di daerah.

Berdasarkan data produksi buah-buahan tahunan, durian mencatat hasil panen mencapai 487.707,84 kuintal, menjadikannya salah satu penyumbang utama produksi hortikultura.

Tingginya produksi durian tersebut menunjukkan bahwa komoditas ini masih menjadi andalan petani di berbagai sentra perkebunan buah.

Selain diminati pasar domestik, durian juga memiliki potensi ekonomi yang terus berkembang seiring meningkatnya permintaan.

Di bawah durian, komoditas dengan produksi tertinggi berikutnya adalah pisang yang mencapai 4.525.535,42 kuintal, serta nanas sebanyak 2.734.577,62 kuintal. Meski demikian, durian tetap menempati posisi strategis sebagai buah musiman bernilai jual tinggi di pasaran.

Baca Juga: Satu Begal Sadis di Palembang Diringkus Polisi, Modus Minta Antar ke Suatu Tempat

Selain durian, sejumlah buah lain juga mencatat produksi cukup besar, seperti duku atau langsat yang mencapai 333.649,98 kuintal, jeruk siam/keprok sebanyak 293.589,20 kuintal, serta mangga dengan produksi 169.185,79 kuintal.

Komoditas jambu air dan rambutan juga turut memberikan kontribusi signifikan masing-masing sebesar 53.185,37 kuintal dan 104.452,54 kuintal.

Sementara itu, beberapa jenis buah lainnya seperti manggis, nangka, pepaya, hingga sawo juga tercatat dalam jumlah produksi yang stabil, menunjukkan diversifikasi hasil hortikultura di daerah tersebut.

Durian sendiri dikenal sebagai salah satu komoditas dengan nilai ekonomi tinggi karena tingginya permintaan pasar, terutama saat musim panen raya. Kondisi ini membuat durian kerap menjadi sumber pendapatan tambahan bagi petani di sentra produksi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia