Musi Banyuasin Tertinggal, Penggunaan Listrik Non-PLN Masih Tinggi

AKURAT.CO, SUMSEL Akses listrik rumah tangga di Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2025 semakin merata.
Mayoritas masyarakat kini telah menikmati penerangan dari listrik PLN, meski masih terdapat sejumlah daerah dengan ketergantungan pada sumber listrik non-PLN bahkan tanpa listrik.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), secara keseluruhan 96,70 persen rumah tangga di Sumatera Selatan menggunakan listrik PLN, sementara 3,08 persen menggunakan listrik non-PLN dan hanya 0,23 persen yang belum menggunakan listrik.
Sejumlah kabupaten/kota mencatat capaian hampir sempurna dalam penggunaan listrik PLN. Bahkan beberapa daerah telah mencapai 100 persen, seperti Lahat, Musi Rawas, Pagar Alam, dan Lubuk Linggau.
Selain itu, wilayah seperti Palembang, Prabumulih, Banyuasin, hingga Ogan Ilir juga menunjukkan angka sangat tinggi, mendekati 100 persen. Hal ini menunjukkan pemerataan infrastruktur listrik yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Ekonomi Sumsel Bergerak Stabil, Berikut Pertumbuhan 17 Kabupaten/Kota Sepanjang 2025
Namun, terdapat perbedaan mencolok di Kabupaten Musi Banyuasin. Di wilayah ini, hanya 64,84 persen rumah tangga yang menggunakan listrik PLN, sementara 33,66 persen masih bergantung pada listrik non-PLN dan 1,49 persen belum menggunakan listrik sama sekali
Kondisi ini menjadikan Musi Banyuasin sebagai daerah dengan ketergantungan listrik non-PLN tertinggi di Sumatera Selatan.
Kabupaten lain seperti Ogan Komering Ulu, Muara Enim, OKU Timur, hingga PALI mencatat angka penggunaan listrik PLN di atas 99 persen. Sementara itu, wilayah seperti Empat Lawang dan Musi Rawas Utara masih memiliki sebagian kecil rumah tangga yang belum menikmati listrik.
Penggunaan listrik menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas hidup masyarakat. BPS menyebutkan bahwa akses terhadap listrik mencerminkan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan rumah tangga yang terus berkembang.
Meski capaian secara umum sudah tinggi, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memastikan seluruh wilayah, terutama daerah terpencil, dapat menikmati listrik secara merata.
Peningkatan akses listrik, khususnya dari PLN, diharapkan terus menjadi prioritas guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








